18.12.08

Ke Monas (lagi!).

Kalau ingat masa lalu, orang-orang di televisi yang sangat ingin melihat Monas dan berfoto di depannya, terlihat norak bagi saya. Tapi, akhirnya semua itu terjadi juga pada saya, Sabtu 13 Desember 2008 jam 4 sore.
Sebenarnya ke Monas sih pernah, beberapa bulan lalu, letaknya tidak jauh dari tempat saya tinggal, naik bajaj cukup bayar 10 ribu rupiah. Kali ini, karena bersama keluarga dan mereka sangat ingin melihat Monas, maka saya harus menemani.
Hujan gerimis menyambut saat kami tiba di sana. Celakanya, saya lupa membawa payung. Alhamdulillah, tidak terlalu deras. Setelah berjalan-jalan sebentar, kami pun memutuskan untuk berfoto di depan Monas. Kesempatan bersama yang amat sangat jarang selama 5 tahun terakhir ini, sayang untuk tidak diabadikan, apalagi karena ketiadaan kamera :( !!!!!
Kami pun berfoto (dengan latar belakang Monas!).
Pesan Moral dari ini :"Jangan pernah bilang kalau orang lain itu norak karena suatu hal, karena mungkin itu bisa terjadi pada dirimu sendiri!"

10.12.08

I'm Not a Boy...sebuah klarifikasi

Ternyata, mempunyai nama sepanjang Mudhalifana Haruddin, tidak membuat orang-orang 'ngeh' kalau itu nama cewek, bukan cowok,heh! So, kali ini para pembaca yang terhormat, once again let me clarify,Mudhalifana Haruddin is a girl not a boy..(kapok dah dipanggil mas ato bro! )
Selain itu juga, kalau diperhatikan dengan seksama, di bawah "geophysicist wanna be" ada teks yang menyatakan kalau saya adalah "seorang warga negara dan wanita Indonesia biasa". Jelas kan?
Tapi, daripada marah-marah dan buang-buang energi, tidak ada salahnya kalau dalam kesempatan ini saya mengucapkan
"Taqabbalallahu minna wa minkum,
SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1429 H,
maafkan segala kesalahan dan moga kita dapat meniru pengorbanan Nabi Ibrahim AS
dan Nabi Ismail, amin!"
Lebaran Haji kali ini, begitu bermakna...Alhamdulillah!!

2.12.08

Diskusi Buku :The Last Lecture

Sabtu, 29 November 2008. Waktu menunjukkan pukul 15.30, bergegas menuju ke jalan raya. P10, Kopaja 20 lalu kopaja 612. Sampai juga di Paramadina, auditorium. Setengah lima lewat, terlambat setengah jam, "it's normal!". Andy F Noya sedang melakukan prolog, pembicara tamu belum dihadirkan. 5 kurang lima, mereka pun dipanggil.
Hujan turun, petir juga sesekali menyambar. Esty Nugraha, sang adik angkat penulis buku The Last Lecture, Randy Pausch, mendapat kesempatan pertama. Dia bercerita tentang proses adopsinya, sebagian besar lagi mengenai kedermawanan keluarga Pausch.
Randy Pausch, seorang professor ilmu komputer dari Universitas Carnegie Mellon, divonis kanker pankreas dua tahun yang lalu. Buku yang ditulisnya bersama Jeffrey Zaslow, menjadi inspirasi bagi banyak orang, diilhami oleh kuliah terakhir yang diberikan Randy bagi mahasiswanya. Buku tersebut bukan berisi kegundahan Randy akan penyakitnya atau tentang sekarat melainkan optimismenya tentang hidup, mimpi-mimpinya. "It was about living...www.the lastlecture.com"
Professor Komaruddin Hidayat, menjadi pembicara kedua. Mengupas "Psikologi Kematian", tentang riset dan pemikirannya setelah membaca banyak buku dari paham dan agama berbeda. Buku yang juga amat mengisinpirasi Andy F Noya.
Adzan Maghrib, tapi acara belum selesai. Masih ada sesi tanya jawab, and I was freezing to death, gila..dingin sekali! Aku tidak bisa berkonsentrasi pada sesi terakhir ini, sehingga lenyaplah my goody bag's chance.
Kesimpulan acara diskusi buku kali ini: memang judulnya The Last Lecture, tapi yang menjadi sorotan, ya bukunya Prof Komaruddin.
Jam setengah 7 kurang lima, it's over. Sebelum pulang, mampir dulu ke mushala kampus.
Jam 7 kurang 10, meluncur ke jalan kembali. No more rain. Bis 46, ketemu dengan 2 orang pengamen. Ditangan mereka, lagu "Merindukanmu"-nya d'Massive terasa pas. Salah seorang personelnya membuatku tertawa, terlalu bersemangat cara nyanyinya. Kalau kata mba ii', cara menyanyi seperti itu bisa membuat pita suara rusak (halah).
20, kembali mendengar d'massive. Lagu "Cinta ini membunuhku" dibawakan oleh seorang pengamen cilik perempuan dengan apik, dengan ukulelenya. Kali ini, yang membuatku tertawa adalah di setiap bagian "ooo..ouo..oooooohhhhh..", pasti dipotong menjadi "ooo..............", selebihnya diisi dengan suara ukulele, cerdik!
Setelah pengamen itu turun, aku disajikan pemandangan lampu-lampu di kawasan Kuningan yang terasa sangat indah di malam itu, udara terasa nyaman.
Pindah ke P10, penuh asap rokok. Perda ternyata tidak berdaya menghadapi para perokok ini.
Jam setengah delapan kurang, sampai juga di rumah.


28.11.08

Thanks to You

25 November sudah lewat memang, tapi tidak pernah terlambat untuk bilang

"terima kasih guru-guruku, jasamu banyak sekali untukku.."

Terima kasih untuk guru di SDku. Bu Wa Ode Randafo, guru kelas Enam. Banyak memori terukir denganmu.
Terima kasih untuk Pak Sofyan, guru Bahasa Inggris serta Wali Kelasku di SMP. Terima Kasih telah mengenalkanku dengan English Language.Terima kasih untuk Guru Matematikaku di SMP, yang telah menjadi fansku (halah..)Terima kasih untuk Pak Sukarman, yang telah memberikan "shock therapy" di awal pelajaran matematika, saat baru masuk SMA.Terima kasih pada tiga Ibu Guru Fisikaku yang cantik, yang membuatku jatuh cinta pada Fisika.Terima kasih pada Pak Suradin, yang membuat EBTANAS KIMIA terasa mudah.
Pada Pak Salim, yang membuatku semakin "tergila-gila" dengan Fisika.
Terima kasih pada guru-guru lain, seIndonesia.
Semoga kami, murid-muridmu akan mampu membanggakan kalian.

26.11.08

2036's asteroid

Armageddon, film fiksi ilmiah yang dibuat tahun 1998, menceritakan sekelompok ilmuwan yang pergi ke luar angkasa dalam misi membelokkan orbit asteroid yang diperkirakan dapat menabrak bumi. Ini bukanlah kisah fiksi belaka. Para ilmuwan dari German Aeronautics Center memperkirakan pada tahun 2036, sebuah asteroid berukuran sangat besar, berdiameter 350 meter kemungkinan besar akan jatuh ke bumi. Dampak yang ditimbulkan setara dengan 3000 bom atom, kekuatan besar yang bisa menghancurkan kehidupan manusia di bumi.
Berbagai usaha telah dirintis untuk mempertahankan bumi. Mulai dari rencana peluncuran wahana yang akan mengorbit, mendarat serta menyelidiki asteroid tersebut. Serta pengujian roket yang mampu mengubah jalur orbit.
Sebetulnya, hal ini bukanlah sesuatu yang baru bagi bumi. Sekitar 65 juta tahun yang lalu, sebuah asteroid raksasa pernah jatuh ke bumi, dan membinasakan hampir seluruh kehidupan di planet ini.
Pencarian benda-benda di angkasa yang berpotensi sebagai asteroid penghancur terus dilakukan. Usaha telah dilakukan, semoga Allah memberikan akhir yang baik bagi kita semua dan menjadi makhluk yang berguna bagi makhluk yang lain.

12.11.08

Mission Impossible

"Ini seperti mission impossible, gak mungkin !" ujar mr. Y. Acara yang akan berlangsung di hari kedua minggu depan itu menjadi sumber ujarannya. Sebenarnya tugas kelompok kami tidak terlalu berat. Hanya membuat list undangan, dan mengurus segala hal yang berkaitan dengan undangan. Tapi, ternyata kenyataannya tidak demikian. Kami terus menerus dipusingkan dengan jumlah undangan yang terus bertambah tiap detiknya, dan membuat semuanya tampak rumit. "
Saya, sebenarnya tidak terlalu menjadi bagian penting disitu. Kondisi fisik yang kurang fit untuk selalu tinggal di kantor hingga malam, bahkan sampai tidur di kantor, membuat saya berperan hanya sebagai "tim penggembira", membantu apa saja yang bisa saya bantu.
Waktu berlalu, dan tibalah saat atasan langsung saya pulang dari luar negeri dan segera mengambil alih tugas-tugas mr.Y. Beliau yang sebentar lagi pensiun akhirnya bisa bernafas lega dan tersenyum, ahhhhhh.
11 November, jam 10 pagi. Acara peluncuran pun berlangsung, dengan bintang utamanya orang nomor satu di negeri ini. Tombol sirine pun dipencet, menyiarkan bunyi peringatan ke beberapa pantai di sumatera, bali dan sulawesi. Dua jam kemudian, acarapun selesai. Menyisakan makan siang bagi kami, panitia dan pegawai lain. Senyum dan nafas lega, aaaaahhhhhhh, mission has accomplished. Kini, ada misi lain lagi, coklat suvenir, hmmmm...enak.


8.11.08

Drama itu akhirnya berakhir

Minggu lalu, dua drama yang telah berlangsung berbulan-bulan akhirnya menemui ujungnya juga. Pelaku utamanya, dua orang keturunan Afrika mencatatkan diri mereka ke dalam buku sejarah sebagai yang pertama.
Orang pertama, Lewis Hamilton. Pemuda Inggris ini akhirnya bisa meraih gelar Juara Dunia Formula One 2008 setelah tahun lalu gagal bersaing dengan Kimi Raikkonen, Ferrari. Tahun ini, dengan konsistensi dan kerjasama tim yang apik, Lewis membuktikan diri kalau dia bisa. Dengan pertarungan yang sengit di kejuaraan terakhir, di sirkuit Interlagos Brazil, senin dinihari (31/11), waktu Indonesia. Persaingan dua pembalap, Ferrari dengan Felipe Massa dan McLArren dengan Lewis Hemilton berlangsung hingga ke detik-detik akhir balapan. Hamilton yang sebenarnya hanya membutuhkan finish di urutan lima jika Massa menjadi juara, ternyata sempat dilambung oleh pembalap lain. Pihak Ferrari pun sudah mulai merasa menang saat Massa melampaui garis finish. Tapi, semua buyar saat Hamilton berhasill memperbaiki posisinya kembali ke urutan lima di akhir balapan, dan menggenapkan poinnya menjadi 98, satu poin lebih banyak dari Massa. Hamilton pun resmi memperoleh gelar Juara Dunia F-1, dengan capaian sebagai yang termuda dan kulit hitam pertama sepanjang sejarah.
Pelaku sejarah yang lain, Barrack Hussein Obama. Fenomenal, kata yang tepat untuk orang ini. Hanya dalam waktu dua tahun semenjak terpilih sebagai Senator Illinois, dia sudah bisa mencapai kursi Gedung Putih. Obama, dengan segala pesonanya berhasil menyihir publik Amerika dan bahkan dunia. Pertarungannya dengan senator McCain di pemilihan presiden Amerika, berlangsung dengan ketat. Setelah berbulan-bulan, akhirnya pada 5 November lalu, Obama terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat ke-44 dan keturunan Afrika-Amerika pertama.
Kedua orang tersebut membuktikan kepada kita bahwa di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin, sebuah contoh bagi bangsa Indonesia yang kini sedang terpuruk. Jika kita mau berusaha, semaksimal mungkin, apapun yang kita inginkan pasti dapat kita capai.


29.10.08

Oleh-oleh dari Parung

Bukan berupa talas, ataupun buah-buahan terkenal asal bogor, tapi sepenggal cerita mewakili kenangan selama di sana.
Terlambat memang, benar-benar telat. Heran, akhir-akhir ini, passion to write turun hingga ke level mengkhawatirkan bagi seorang blogger. Namun, saya mencoba lagi, membuka "paksa" ruang memori. Cerita pun dimulai.
12 oktober, tepat setelah Ashar, bus kami pun melaju meninggalkan pelataran parkir kantor yang sepi di hari itu, Minggu. Bus melaju dengan kecepatan standar, tak pelan dan tidak pula kencang. Di samping saya, duduk senior sealmamater, lama sekali kami tak berjumpa, sekitar 8 bulan. Dia, senior di SMA dan waktu kuliah, kini sedah seperti kakak sendiri. Saat mendaftar dulu, kami selalu bersama-sama, hingga akhirnya lulus dan terpisah tempat penempatan. Saya di pusat, dan dia di Kupang.
Di dalam bus, saya hampir tidak mengenal sebagian besar peserta lain. Adapun yang saya kenal atau akrab hanyalah 7 orang. 3 sealmamater, dan 4 rekan sekerja. Sisanya 31 orang adalah wajah-wajah asing yang perlu saya jelalahi kemudian.
2 jam berlalu kami pun tiba di tempat tujuan. Kampus untuk aparat, para pegawai negara ini. Indah, agak adem dibandingkan Jakarta walau tak sesejuk Puncak, tapi lumayanlah.
Pertarungan awal dimulai, menentukan kamar serta teman sekamar. Setelah berlangsung beberapa menit, akhirnya diputuskan satu kamar ditempati tiga orang. Berbeda tipis dari prediksi, dua orang. Persekutuan awalku semula dengan seniorku itu pun harus terpecah, dengan memasukkan pemain baru. Seorang senior lagi asal Jogja tapi ditempatkan di Kupang.
Esok harinya, hari pertama sekolah singkat dimulai. Olahraga pagi, makan pagi, berbaris rapi, ke kelas, coffe break, ke kelas lagi, istirahat makan siang, ke kelas, coffe break, masuk kelas lagi, pulang ke asrama, makan malam, terus ke GOR atau sekedar jalan-jalan di sekitar kampus, adalah setumpuk aktivitas yang harus kami lalui dalam 12 hari ke depannya.
Sebenarnya, disamping rutinitas-rutinitas itu, ada hal yang terus dan terus kami lakukan. Berfoto! Tidak hentinya dan seperti tanpa lelah, para fotografer amatiran di antara kami selalu berupaya mengabadikan momen-momen penting. Hingga sekolah itu kami gelari "diklat foto".
Dan, bukan hanya foto, bahkan sampai video pun dibuat.
Kabar gembiranya, selama disana, saya bisa ke kickandy offair (lagi!!!!) yang diadakan di IPB Bogor. Kabar buruknya, kami datang di penghujung acara, cuman bisa gigit jari melihat goody bag kickandy dan Andrea Hirata yang di beri pesta kejutan di hari ulangtahunnya.
Malam harinya, di adakan malam perpisahan. Sedih, melihat teman-teman yang mulai disayangi untuk terakhir kali. Beberapa memang tidak akan langsung pulang ke daerah, ada yang masih tinggal bersama kami di Jakarta untuk beberapa hari. Jagung bakar dan minuman soda menjadi "saksi korban" kami malam itu. Entah kapan lagi bisa bertemu.
Sabtu, 25 oktober, bus kami pun melaju lagi, kali ini menuju Jakarta. Mudah-mudahan kita berjumpa lagi dalam diklat yang lain, PIM II mungkin, amiin!

10.10.08

Ternyata..

Sekali ikutan KickAndy Offair, ternyata berhasil membuat saya menjadi Kickandy Offair's Addict (hehehehe...). Terhitung sudah tiga kali, saya ikutan acara itu. Dan yang ketiga, ternyata bukan sekedar offair tapi di rekam juga alias akan ditayangkan di Metro TV. Tayangnya jum'at dan minggu kemarin.
Selain offair, saya juga ikutan rekaman di studio Metro TV, dan yang ini akan tayang malam ini (nonton ya!!)
Tapi, yang terpenting adalah selama dua minggu ke depan saya akan ikut sekolah singkat di Parung, Bogor. Doakan ya, semoga lulus, amiin.

9.10.08

Gugur satu per satu


Dulu, jumlah kami banyak sekali, saking banyaknya lantai 3 itu hampir mirip makassar kecil. Namun, seiring waktu, satu persatu mereka pun pergi.

Unhas Geofisika adalah satu-satunya prodi geofisika yang ada di Indonesia timur. Tidak heran, kalau banyak lulusannya yang mendiami BMG. Selain di perusahaan minyak yang memang banyak jadi incaran.

Kawan-kawan sealumni yang ada di kantor pusat, kini berkurang. Mereka kembali ke kampung, lebih memilih berkumpul dengan keluarga ketimbang mengejar karier di Ibukota. Dan kini, tinggal aku dan dua orang yang bertahan. Entah sampai kapan, mungkin di antara kami akan ada yang menyusul.

Aku, tak tahu. Ibukota kini masih menarik bagiku. Dua atau tiga tahun lagi, aku sungguh tak tahu. Mungkin,..........

9.9.08

I win.

Pernah ikut kuis berhadiah? Saya yakin sebagian besar dari kita pernah. Kuis berhadiah adalah sesuatu yang tak asing lagi. Dan saya menang.
Pertama kali menang dalam kuis Tolong Dong, majalah Intisari, kira-kira Oktober tahun lalu. Saat saya sedang dalam masa-masa mencari kerja, dan uang itu pun saya gunakan untuk memperbaiki komputer. Kedua kali, ikutan kuis Teka-Teki Silangnya Kompas, agak sulit pada awalnya, karena banyak kosakata yang tak pernah saya temui sebelumnya. Tapi, dengan bantuan kamus bahasa di internet (ketahuan deh rahasianya, ;) )semua bisa teratasi. Setelah mengirimkan jawaban ke Kompas, saya sebenarnya tidak menghiraukan lagi, dengan perkiraan mungkin saya sedang tidak beruntung. Tapi, ternyata kenyataannya saya menang, setelah pak pos mengantarkan wesel itu ke alamat rumah. Alhamdulillah.

3.9.08

Bogor, 24 Jam kurang

Sabtu, hari yang biasa saya isi dengan beres-beres kamar menjadi berbeda kemarin. Ikut acara Family Gathering atau Kumpul Keluarga dengan rekan-rekan sekantor ternyata lumayan juga, jauh dari bayangan saya, asyik ternyata. Di sebuah tempat wisata, Villa Ratu- Bogor, kami lalui selama 24 jam kurang, yang sesekali di iringi guyuran hujan (tidak heran kalau bogor memang dijuluki kota hujan, baru percaya saya, kirain...).
Berbagai lomba, baik untuk anak-anak maupun orang dewasanya, permainan, tracking, senam dan acara makan baik makan wajib ataupun sekedar kudapan dan teh, membuat sejenak rehat dari hiruk pikuk Jakarta, menghirup udara segar dan sejuk-mengistirahatkan hidung dan paru-paru akan udara kotor dan tercemar.
Bogor, 24 jam kurang.
ps: based on my experience, nanti kalau ada yang mau kesana dan mau ikut tracking, mohon agar memakai sepatu olahraga, jangan memakai sendal jepit!!!!

28.8.08

Kalau ada, maafkan salahku


Karena terlalu sering terucap kata itu, maaf, hingga dia pun sering tak berarti.
Tapi, ada kala kata yang mudah itu menjadi sulit dilafazkan, meninggalkan luka hati
Dan, kali ini untuk kesekian kalinya, ku ikuti , ku ucapkan kembali

maaf..

untuk semua yang pernah tersakiti, kawan, relasi, teman, sahabat, saudara, maaf..
Maafkanlah agar diriku bisa dengan mudah melangkah ke bulan suci
RAMADHAN, yang sebentar lagi.

19.8.08

SAVE OUR HERITAGE, upsss salah!

"Save our heritage!", dengan lantang saya ucapkan kata itu, dan ternyata jawaban itu salah!! Topik KickAndy malam itu,Jum'at 15 Agustus, yang jadi pertanyaan, sebenarnya "Laksamana Cheng Ho". Buyarlah hadiah buku yang sudah di depan mata.
Tapi, secara keseluruhan acara sore hingga malam itu berlangsung meriah. Tamu-tamu yang diundang yang kebanyakan orang asing memberikan gambaran betapa menariknya budaya kita di mata mereka.
Save our heritage, tema KickAndy Offair sore itu mengangkat masalah kebudayaan tradisional Indonesia. Berlokasi di Museum Seni Rupa dan Keramik, acara yang sebenarnya berlangsung dari jam 3 sore, baru saya ikuti pada jam 5 kurang. Setelah melewatkan satu orang tamu, seorang dalang cilik "ki kuncir" dan dalang asing,KRT Gaura. Ki Kuncir ternyata adalah anak pengidap autis. Tapi, dengan latihan dan bimbingan, dia bisa menjadi seorang dalang cilik yang handal. Salut!
Michi Tomioka, menjadi tamu yang kedua. Dia telah mempelajari kebudayaan Indonesia semenjak studi di Jepang. Michi kemudian datang dan menetap di Solo karena ingin mempelajari tarian tradisional Solo lebih dalam. Sore itu, dia kembali mempertontonkan salah satu tarian tradisonal solo yang tergolong kuno.
Kalau tamu-tamu sebelumya membuat saya mengantuk, maka tamu yang ada di sesi terakhir tidak. Enam anak muda dari Korea dan Jepang yang tengah belajar di BIPA IU (BAHASA INDONESIA UNTUK PENUTUR ASING) memberikan kesegaran kepada kami para penonton dengan kemampuan mereka bermain angklung, alat musik yang sudah diklaim Malaysia sebagai milik mereka. Ditambah denga genre musik pop, tambah semaraklah sore itu. Kami pun dihibur dengan "Aku Cinta Kau dan Dia"-nya Mulan J, "Kenangan Terindahnya"-nya Samsons.
Sayang, di akhir acara, kesempatan untuk mendapat hadiah buyar saat jawaban saya salah. Tapi, lain kali Insya Allah bisa...

8.8.08

Kontur Bikin Pusing.

Ada kerjaan dari atasan, buat peta kontur gempa kemarin. Awalnya terasa mudah, karena sudah pernah "latihan" sebelumnya. Tapi, setelah dicoba kembali. Dengan Sofware pertama, ArcView, yang sudah lama tak saya sentuh, semuanya berantakan. Ilmu yang dulu dipelajari hilang. Software kedua, ArcGis, lebih parah lagi. Yang ini malah tidak pernah latihan. Apakah kontur percepatan tanah ini akan selesai hari ini, kita lihat saja nanti. Sekarang , saya mau break makan siang.

4.8.08

KickAndy di Monas.

Kalau berbicara tayangan televisi favorit, sulit untuk saya buat daftarnya. Karena, hampir semua tayangan yang ada di televisi saya suka. Tapi, kalau menyebut nama-nama acara talkshow, mungkin kickandy salah satu favorit saya, mungkin loh!
Acara yang digawangi oleh Andy F Noya itu adalah acara yang unik menurut saya. Dan hadir didalamnya, baik onair mapun offair pastinya lebih baik lagi.
Kesempatan itu ada kemarin. Kickandy Offair yang dirangkai dalam acara SatuHati di silang Monas. Dengan tiket masuk yang hanya 5000 rupiah, saya pun langsung bergegas ke tenda tempat acara berlangsung, alhamdulillah belum dimulai.
Awal acara, para penonton dihibur oleh "Sorga Cinta'nya Antique band,pemenang KFC HITLIST 2006. Ternyata, penampilan di atas panggung band ini tidak jauh beda dengan rekamannya ( ya iyalah..). Setelah beberapa lagu, acara pun dibuka secara resmi oleh pembawa acara. Mereka lalu mengadakan kuis untuk menghangatkan suasanan siang itu. Lalu, tibalah bagi Host KickAndy sebenarnya, Andy Flores Noya. Orangnya ternyata putih sekali dan perawakannya mirip orang dari kampung saya (P.Muna, sumpah deh), hanya bedanya orang muna rata-rata berkulit hitam.
Sesuai dengan tema Satu Hati, yakni pendidikan , maka tamu offair kali itu adalah orang-orang yang menjadi inspirasi di bidang pendidikan. Tiga orang yang diundang adalah Nanang, Ani Ema dan Pak Mahmud.
Nanang, pemuda dari desa kecil di Temanggung, adalah salah satu dari banyak anak-anak Indonesia yang berhasil mengukir prestasi di bidang Matematika tingkat Dunia. Walaupun kedua orangtuanya hanyalah buruh tani dan pembuat gerabah, tapi dia tidak putus asa. Melalui matematika, dia berhasil membuktikan kalau anak dari orangtua yang miskin dapat berhasil. Nanang kini telah lulus dari UGM, dan tahun depan mulai mengajar di tempat yang sama. Sebagai seorang yang berkecimpung di dunia matematika,dia punya rumus-rumus yang dapat diaplikasikan dalam hidup. Diantaranya:
Keberuntungan = Kesempatan x Persiapan. Rumus ini dapat diartikan seberapa pun besar persiapan kita untuk sesuatu, tapi kalau tidak ada kesempatan maka semuanya akan sia-sia saja. Sama juga dengan kesempatan yang bertubi-tubi tapi dengan tidak adanya persiapan dari kita, maka keberuntungan itu menjadi tidak berarti. Bagaimana memperoleh kesempatan, banyak-banyaklah berdoa--saran Nanang.
Tamu kedua seorang mantan TKW di Hongkong yang memiliki orangtua yang hanya tamatan SD. Walaupun dia dua tahun menjadi TKW, tetapi tidak menyurutkan tekadnya untuk melanjutkan sekolah. Ani Ema, kini telah menyelesaikan pendidikan S1-nya di Psikologi dan menjadi seorang filmmaker.
Tamu ketiga, adalah inspirasi dari pemenang Eagle Awards 2007. Bapak Mahmud, seorang betawi asli menjadi Kepala Sekolah SMA Swasta di Jakarta sekaligus pemulung dan diangkat ke salam sebuah film dokumenter "Kepala Sekolahku Pemulung". Sama dengan dua tamu sebelumnya, pak Mahmud berasal dari dari keluarga terbelakang dalam pendidikan. Tapi, dengan tekad kuat untuk belajar, diapun berhasil menyelesaikan pendidikannya menjadi guru. Mengapa menjadi pemulung, pertanyaan dari Andy, dijawab dalam waktu yang lama. Pekerjaan seorang guru membuat pak Mahmud terbiasa berbicara di depan orang banyak dan seperti tidak bisa diberi mikrofon--pidatonya pasti lama dan berapi-api. Setelah menunggu lama, akhirnya dijawab juga. Pendapatan yang rendah sebagai guru SMA swasta memaksa dia untuk mencari sampingan. Dan, setelah 15 tahun menjadi pemulung, pekerjaan inilah yang menyumbang pendapatan terbesar.
Semua yang menjadi tamu adalah inspirasi nyata, bukti bahwa kerja keras dan kemauan bisa menjadi jalan untuk mewujudkan cita-cita, seberapapun sulitnya.
Sebagai host, Andy F Noya memiliki cara unik. Pertanyaan-pertanyaan cerdas yang dibalut gurauan segar bisa membuat penonton untuk tetap duduk dikursi hingga akhir acara. Walaupun bukan berlatar belakang pembawa acara, melainkan wartawan, penampilannya tidak kalah impresif.
Setelah berjalan 3 jam lebih, dan goody bag telah habis didistribusikan untuk para pemenang kuis dan penanya, akhirnya acara sampai pada akhir, ditutup dengan penampilan terakhir dari Antique band. Siang itu saya senang sekali,akhirnya nonton juga KickAndy langsung, walaupun hanya offair. Sayang, karena keterbatasan teknis alias tidak punya kamera digital, saya tidak sempat mengabadikan semuanya dalam gambar. KickAndy Offair di Monas, seru!!!

Hikmah..hikmah..eps.mati lampu, Sabtu 2 Agustus

Di setiap masalah yang ada pasti Allah menyiapkan jalan keluar dan hikmah yang akan dirasakan oleh manusia yang mengalaminya, dan inilah yang terjadi di hari Sabtu kemarin.
Lampu di rumah kostan saya tiba-tiba mati di tengah subuh yang hening (halah!). Istilah kerennya sih Trip Out (ini saya dapat dari teman satu kosan yang memang seorang teknisi). Bau menyengat memenuhi ruangan tengah, dan sumber bau belum bisa teridentifikasi oleh petugas yang bahkan telah "menggeledah" seluruh instalansi listrik di rumah itu. Diagnosa awal, terjadi korslet. Tapi, ya tadi, belum dapat dipastikan dimana lokasi pasti atau TKPnya.
Setelah berjam-jam pencarian dilakukan, akhirnya ketemu juga. Tanpa disangka-sangka, lokasinya berada di kamar sebelah kamar saya. Kamar yang telah diperiksa pada jam-jam awal kejadian. Pemilik kamar tersebut rupanya sangat mengantuk sampai-sampai tidak menyadari kalau stok kontak dikamarnya telah gosong terbakar. Kesimpulan akhir, penyebab telah berhasil dikenali dan dapat diatasi dengan baik.
Apa hikmahnya? Pertanyaaan bagus. Kehidupan Jakarta yang individualistik menjadikan kita orang-orang asing bagi satu sama lain, bahkan yang tinggal dalam satu tempat. Peristiwa subuh itu rupanya membuat kita semua berkumpul, tukar pikiran dan berinteraksi kembali. Dan ini jarang terjadi....
Memang janji Allah selalu benar, sesudah kesulitan ada kemudahan, dan sesudah kesulitan ada kemudahan.

28.7.08

Surat untuk Bapak Mendiknas

Assalamua'alaikum pak..
Kenalkan pak, saya salah satu anak dari bangsa ini. Saya mau curhat pak, mengenai masalah yang mengganjal di hati kami.
Pak menteri yang terhormat,
Bisa nggak pak Ujian Akhir Nasional ditiadakan, kami mohon pak. Semenjak ada UAN, mental kami menjadi lemah. Guru-guru pun begitu. Bahkan, para guru sampai berkata (maaf pak, ini dalam bahasa daerah):"Janganmi ko terlalu PeDe bisa lulus, meskipun ko pintar, pakemi saja kunci jawaban???!!!!". Betul pak, ini kenyataan, sumpah deh!
Padahal, dulu, kata senior-senior kami, Ujian Akhir gak gitu deh, pokoknya asyik-asyik aja. Murid yang menggunakan kunci jawaban dianggap aneh dan gak keren. Tetapi, kok sekarang kebalikannya. Malahan kami yang mau berlaku jujur-lah yang dibilang aneh.
Pak menteri, kami mohon pak. Pendidikan adalah salah satu dasar dari pembangunan negeri, kalau anak-anak hasil UAN sekarang sudah banyak yang berlaku korup, bagaimana nanti, saat kami jadi pemimpin?
Pak menteri, cukup sekian surat saya ini. Sampai disini, saya sudah tidak mampu berkata-kata lagi.
Salam saya..

PS: di balas y pak, hehehhe :)

*hasil obrolan dengan teman*

21.7.08

Multitasking,is it possible?

No, it's not possible! Scientists says..

Sebuah penelitian di Jerman,menyatakan kalau anggapan bahwa kita mampu melakukan dua buah atau lebih pekerajaan di saat yang sama (secara simultan), yang diistilahkan sebagai multitasking, adalah hanya mitos modern belaka.
Pembahasan mengenai multitasking amat sering dijumpai dalam masalah berkendara. Para pengemudi di jalan raya sering mengalami situasi seperti ini, seperti menelpon sambil menyetir. Anggapan yang muncul adalah, bahwa kita mampu untuk melakukan dua atau banyak pekerjaan secara serempak. Dari hasil penelitian, anggapan tersebut ternyata salah. Yang terjadi adalah, hanya kemampuan untuk berpindah-pindah fokus dari satu kegiatan ke kegiatan lain. Di saat satu alat indra kita aktif ke satu hal, maka indra yang lain akan pasif.
Berbicara tentang multitasking, saya punya kebiasaan yang bisa dibilang berbau 'multitasking'. Waktu sekolah dan kuliah dulu, saat belajar, saya sering sekali melakukannya di depan televisi. Apalagi kalau film kesayangan saya sedang tayang, saya pasti tak ingin ketinggalan, walaupun besoknya harus ujian.Jadi, filmnya OK, ujian pun OK!! Namun ternyata, setelah dipikir-pikir, kebiasaan ini rupanya buruk. Karena, kemampuan untuk fokus pada satu hal menjadi amat berkurang. Atau yang saya istilahkan "Focusing Distraction Syndromme (FSD)", istilah sederhananya "kurang bisa konsen-". Kemampuan untuk fokus mempengaruhi kemampuan belajar, yang akhirnya juga menurun. Selain itu, juga berpengaruh kepada ingatan (bad memory).
Multitasking for me, Is it bad or good? Mudah-mudahan saja bagus.

My Yellow Umbrella.

My yellow umbrella,
Dulu..
Kau selalu setia menemaniku..
Di kala hujan dan panas..
Tanpa pernah mengeluh..( ya iyalah!)

My yellow umbrella..
Ingatkah waktu kita bersama..
Berjalan di gang-gang sempit
Di kampung..

My yellow umbrella
My very best friend..di kala harus berjalan kaki
Karna ingin menghemat ongkos..(daripada naik ojek, mahalll!!)

My yellow umbrella
Kini..
Engkau tak bisa kupakai lagi..
Aku malu..
Di sini, di ibukota
Walaupun panas dan pengap,
Tak ada yang memakai payung..(kecuali PKL!)

My yellow umbrella
Kapankah kita bersama lagi?
......................................................

8.7.08

Nitip Kurma Ya!

Semenjak pindah ke Jakarta, ada saja pesanan dari kampung. Mulai dari buku, tas, alat-alat kedokteran, dvd, dan yang terakhir kurma. Seorang teman yang sedang menjalankan terapi dan membutuhkan kurma sebagai "syarat" terapinya, meminta saya untuk mencarikannya kurma, wajib!! Awalnya, saya agak enggan untuk memenuhinya. Tapi, setelah melalui proses "pembujukan paksa", saya pun mengiyakannya.
Rencanapun disusun, pertama dengan bertanya di mana kira-kira lokasi strategis penjual kurma. Beberapa lokasi saya peroleh, yakni di Tanah Abang, pasar Kwitang, Atrium Senen dan Alfamart. Setelah melalui tahap pemikiran secara seksama, akhirnya saya putuskan untuk ke Atrium saja. Sore itu, berangkatlah saya ke Atrium, target Foodmart.
Setelah tiba disana, betapa kecewanya saya, ternyata kurmanya tidak ada. Setelah belanja beberapa barang, pencarianpun saya teruskan. Target selanjutnya Alfamart Garuda. Namun, di sana juga tidak menjual kurma. Waktu beranjak Isya, namun kurma belum juga saya dapatkan. Dengan langkah gontai, saya melangkah ke arah Giant Golden Trully. Supermarket yang cukup dekat dengan tempat tinggal saya ini rupanya adalah tempat tak terduga bagi saya. Setelah berputar-putar di dua supermarket, akhirnya saya memperoleh buah kurma di sini. What a journey!!!!
(Yoe', bagemana, sudahmi pesananmu to??)

3.7.08

WHY MUDHALIFANA???

Kenapa Mudhalifana? Nama yang cukup aneh, mungkin di dunia ini cuma saya yang memilikinya (narsis again..). Dari mana asalnya , begini ceritanya (serasa dalam adegan cerita anak):
Sebenarnya nama saya itu Ifana, diambil dari Ivanna Lie-nama pebulutangkis terkenal dulu. Bapak yang punya ide. Tapi, semua rencananya untuk memberikan nama itu ke saya 'berantakan" oleh kedatangan bapaknya aka kakek saya yang baru pulang dari berhaji. Nah, kakek saya itu ingin menamai saya "Musdalifah" sesuai dengan nama tempat di sana. Karena namanya orangtua, keinginannya tidak bisa ditentang, mau tidak mau bapak berkompromilah dengan bapaknya. Setelah melalui diskusi panjang, maka tercetuslah ide kolaborasi dua nama tersebut-Musdalifah dan Ifana- menjadi Mudalifana. Adapun Mudhalifana, saya juga kurang jelas, mengapa huruf "h" bisa muncul di sana. Mau bertanya ke mama, pasti jawabannya "Ndak usahmi ko tanya, terima mi saja. Sa lupa juga kenapa?", mau bertanya ke bapak, sudah meninggal. Kakek, apalagi, sudah lama tiada. Mungkin huruf h itu (another hipothesys of me) adalah sedikit sentuhan seni dari bapak, mungkin...

27.6.08

Berebut Cinta Laura

"Ketika seseorang dirasa begitu berharga, sangat sayang untuk dilepaskan, dan saat ada yang mencoba merebut, pasti akan dipertahankan mati-matian.." (quote from me, hehehe, narsis boleh dong)

Cinta Laura, gadis 15 belas tahun yang namanya tiba-tiba melambung lewat satu sinetron stripping kini menjadi rebutan dua PH besar Indonesia, MD dan SinemArt. Pihak MD, sebagai PH lama tempat Cinta bernaung merasa bahwa artisnya tersebut telah melanggar kesepakatan kontrak eksklusif yang dibuat tahun 2006, dan kini tengah mensomasi pihak Cinta dan SinemArt sebagai PH baru Cinta.
Melihat kasus ini, saya teringat dengan kasus Marshanda dengan Multivision Plus beberapa tahun yang lalu, tapi lupa dengan penyelasaian akhirnya. Yang pasti, kasus tersebut sudah sampai ke meja hijau. Dan, yang uniknya lagi, masalah tersebut juga melibatkan SinemArt, yang menjadi PH baru Marshanda (sampai sekarang). Saat itu Marshanda tengah "bersinar" terang alias lagi lagi tenar-tenarnya.
Kembali ke kasus Cinta Laura. Cinta Laura dalam beberapa wawancaranya, mengaku tidak terlalu berambisi menjadi artis. Dia lebih berkonsentrasi di jalur akademis dan menganggap dunia entertainment hanyalah hobi semata, bukan tujuan hidupnya. "Artis" yang juga menjadi fenomena dengan logat indonesia campur bahasa inggris dengan quote terkenalnya "hujyan, ojyek, becyek..", memang "pantas" menjadi rebutan. Jumlah penonton yang dapat diraup oleh sinetronnya dapat membawa sinetron tersebut ke dalam top 10 rating sinetron Indonesia, mengingat penggemarnya yang lumayan banyak.
Persaingan perebutan Cinta bakalan berjalan panas. Apalagi, SinemArt kini tengah sangat bermasalah dengan sinetron-sinetronnya yang sukses "jeblok" di pasaran rating. So, berebut Cinta Laura...we'll see who's gonna win!

17.6.08

Perkedel Jagung, sebuah impian.

Makanan ini sudah lama kuidam-idamkan. Perkedel jagung.
Ini bahan-bahannya:
-pipilan jagung (semampunya)
-tepung terigu (sedikit saja)
-tepung maizena (kalau ada)
-daun jeruk (kalau ada)
-telur (lebih bagus)
-minyak goreng (ya iyalah harus ada.)
Sedang, bumbunya biasa saja, yaitu:
-merica (supaya pedas-pedas gimannna..)
-ketumbar (kalau ada)
-bawang putih dan bawang merah (harus ada)
-garam (sedikit saja)
-cabe (tidak wajib ji!!)
Cara buatnya, bahan-bahan kecuali minyak dicampur jadi satu. Kemudian, tambahkan bumbu-bumbu, lalu digoreng. Saat memasukkan adonan ke dalam minyak, usahakan agar bentuknya indah (????), lalu goreng hingga matang (kira-kira).
Kalaupun hasil akhirnya kurang enak, jangan salahkan aku. Aku sendiri belum pernah membuatnya, baru dalam tahap rencana (Gubrakkkkkk!!!!!).

11.6.08

Cerita Tentang Seragam (my true experiences).

Dari TK sampai SMA, anak yang tinggal dan bersekolah di sekolah umum Indonesia pasti tidak terlepas dari seragam.
Putih biru adalah warna seragam saya waktu TK, di TK PEMBINA Kendari. Kemeja putih, rompi biru, rok (mini) biru, kombinasi yang manis (Secara, saya suka biru).
Waktu SD (SD 1 Wua-Wua, sekarang sudah berganti nama) warnanya lain lagi. Merah untuk bawahannya, dan putih untuk atasannya. Tapi, itu hanya untuk hari senin dan selasa saja, karena di rabu dan kamis, kami wajib memakai putih-putih. Nah, soal putih-putih, ada cerita yang menarik. Karena warna atasan dan bawahannya sama, maka mama saya "berinisiatif" untuk menjahitkan baju terusan untuk saya. Dan, ternyata tidak masalah. Terusan putih-putih itupun terus melekat di badan saya setiap rabu dan kamis. Bagaimanan dengan jum'at dan sabtu? Dikedua hari itu kami biasanya memakai pakaian olahraga dan seragam pramuka. Tapi, kebiasaan ini harus berubah, saat saya pindah ke Raha. Di sekolah baru saya ini, senin-jum'at seragamnya putih-merah. Sedangkan di hari sabtu, batik dan rok merah. Dan, tentang batik ini, mama tidak perlu memberi baju baru. Setelah membongkar koleksi baju lama, akhrinya ditemukan batik milik kakak perempuan saya. Dan, baju itulah yang "menemani" saya di setiap sabtunya selama setahun.
SMP, selama tiga tahun seragamnya adalah putih biru, atasan putih, rok biru. Di hari jum'at, kami harus berganti atasan, seragam olahraga. Sedangkan sabtu, wajib mengenakan seragam pramuka, coklat-coklat (mirip permen).
Apa yang saya kenakan saat SMA? Tidak lain dan tidak bukan putih-abu abu. Yap, kemeja putih dan rok abu-abu. Selingannya, baju olahraga di hari Juma't.
Namun, keceriaan berseragam harus berakhir di masa kuliah. Karena sekolah saya bukanlah sebuah akademi (yang biasanya mewajibkan seragam), atau sekolah ikatan dinas (yang juga berseragam), hari-hari saya selama 5 tahun di bangku kuliah terlewati dalam balutan baju biasa. Yang berbau "agak" seragam, seingat saya hanya jaket almamater, baju OSPEK , baju BINA KADER dan jas Laboratorium. Dan yang terakhir, seragam wisuda (hampir lupa!)
Setelah kerja, ternyata saya kembali berseragam ria. Atasan abu-abu, rok biru black. Tapi, setiap jum'at, saya memakai jubah (sebenarnya batik, tapi karena saya tidak punya batik, maka berjubahlah saya).

10.6.08

Dunia tanpa sekolah dan Laskar Pelangi..sebuah perbandingan

Hari Minggu kemarin, saya berkunjung ke rumah Paman di Rawamangun. Dan tanpa sengaja menemukan sebuah buku berjudul "Dunia Tanpa Sekolah", karangan M.izza. Miris hati ini membaca buku itu, karena saya teringat buku lainnya, Laskar Pelangi. Dalam hati, saya bandingkan keduanya..dan inilah hasilnya..
Kalo LP bercerita tentang bagaimana perjuangan anak-anak dari Pulau Belitung untuk dapat bersekolah di tengah himpitan ekonomi dan adat kebiasaan setempat. Walaupun mereka bersekolah dengan tampilan seadanya, di sekolah yang sudah reot, tapi mereka tidak putus asa. Dengan guru yang selalu menghibur mereka dengan ilmu serta nasehat, dibalut cara mengajar yang mengena di hati. Sedang dalam DTS, si Izza merasa sekolah bukanlah tempat yang cocok untuknya. Dia lebih memilih untuk menjadi penulis, keluar saat duduk di bangku SMP. Saat banyak anak-anak tidak dapat sekolah, dia memilih melepaskan diri dari segala aturan yang mengikatnya di sekolah.

9.6.08

Rossi, Nadal dan Raikonen (eps. minggu, 8 June 2008)

Hari Minggu kemarin adalah hari yang membahagiakan buat saya. Bayangkan saja, tiga jagoan olahraga saya bertanding semua. Ada Valentino Rossi (MotoGP), Raffael Nadal (Tenis), dan Kimi Raikkonen (Formula1). Tapi, ketiganya lagi dalam takdir yang berbeda. Kalau Rafael Nadal akhirnya berhasil juara Prancis Terbuka (lagi), Rossi hanya mampu finish kedua di belakang Dani Pedrosa di GP Catalunya. Sedangkan nasib buruk untuk Raikkonen, dia tidak finish di GP Kanada, karena insiden tabrakan di jalur pit.
Raffael Nadal memang dikenal sebagai "jagonya" lapangan tanah liat, berkali-kali dia menang di lapangan berjenis ini. Dan, yang lebih manisnya lagi, kemenangan kali ini dia peroleh dengan mengalahkan musuh bebuyutannya, Roger Federrer, tiga set tanpa lawan. Sementara, di Barcelona, Yamaha dengan pembalap andalannya, V Rossi, harus mengakui keunggulan seterunya Honda dengan kemenangan pembalapnya, D. Pedrosa. Membalap di negeri sendiri, membuat Dani lebih cemerlang dan berhasil meninggalkan jauh lawan-lawannya. Namun, dalam balapan ini terjadi pertarungan seru antara Rossi dengan pemenang tahun lalu, C. Stoner, untuk tempat kedua. Dan, akhirnya Rossilah yang beruntung mendapatkan tempat tersebut. Walaupun hanya podium kedua, namun dengan kinerja Yamaha yang stabil, kemungkinan Rossi untuk juara dunia ke-6 kalinya amat sangat terbuka.
Pertarungan GP Kanada dini hari tadi, menyisakan "dendam" bagi Raikkonen. Tabrakan beruntun di jalur pit "sukses" menghentikan langkah juara dunia tahun lalu ini dalam mengumpulkan poin. GP ini akhirnya dimenangkan oleh Robert Kubica, pembalap BMW Saubers. Kubica, yang musim ini tampil memukau dengan performa yang stabil di setiap serinya, sementara memimpin perolehan angka pembalap dengan poin 142.
Selain Tenis, motoGP dan F1, peristiwa olahraga yang sedang berlangsung adalah EURO 2008 Austria-Swiss. Jagoan saya...sudah tentu ..ITALIA.

4.6.08

Sebuah nasihat (untuk kita semua)

"Hendaklah engkau sengaja mendatangiku untuk memberi nasehat ketika aku sendirian
Hindarilah memberikan nasehat kepadaku di tengah khalayak ramai
Karena sesungguhnya memberi nasehat di hadapan banyak orang
Sama saja dengan memburuk-burukkan, saya tidak suka mendengarnya
Jika engkau menyalahi saya dan tidak mengikuti ucapanku
Maka jangalah engkau kaget apabila nasehatmu tidak ditaati."(Imam Syafi'i)

Help me please, i've got trouble with the shoes!!

Selama kurang lebih sebulan ini, aku punya problem pelik. Bukan dengan BBM, tapi dengan yang dipakai oleh kedua kakiku, sepatu.
Here the problems, kalau kerja, aku biasanya memakai sepatu sejenis pantofel. Tapi, sepatu tersebut kurang nyaman terasa.Jadi, ada ide terlintas untuk menggantinya dengan yang baru. Nah, pilihan akhirnya jatuh ke sepatu balet yang sekarang sedang "ngetrend". Namun, setelah bolak-balik ke pasar dan pusat perbelanjaan, sepatu-sepatu balet yang kubeli bukannya terasa nyaman tapi menyakitkan. Padahal, waktu membelinya, aku sudah meyakinkan kaki dan perasaanku kalau sepatu tersebut akan terasa enak dipakainya. Diagnosa kulakukan, dan hasilnya kusimpulkan bahwa aku memang punya masalah dengan kedua kakiku. Dari anatomi kaki yang nampaknya ada "kelainan" sehingga mempengaruhi cara berjalan serta berdampak pada kenyamanan. Masalah ini sebenarnya sudah kudeteksi dari jauh-jauh hari, tapi solusinya belum ada hingga sekarang. Selain itu, kesimpulanku yang lain adalah..
"sepatu balet memang tidak cocok untuk kakiku."

27.5.08

Kebiasaan ku (sekarang)

Kebiasaan, sesuatu yang kamu lakukan selalu, tidak pernah tidak. Bagi saya, kebiasaan adalah sesuatu yang pasti. Mengapa? Karena prinsip hidup saya tidak mau ribet, apa-apa pasti yang mudah-mudah saja (mirip sama nama saya, mudhalifana).
Bangun pagi, tidak usah repot-repot mencari makanan buat sarapan. Cukup masak air, menyiapkan sereal, menyiram sereal dengan air mendidih, sarapan deh. Olahraga pagi, cukup dengan jalan bolak-balik di jalanan depan rumah kos-kosan saya, selama 10 menit, ditambah peregangan kecil-kecilan.
Kalau dikantor, yang pasti mengecek imel dan blogging. Terus, makan siang, beli lauk di kantin kantor dan makannya di kosan, karena jaraknya amat dekat dengan kantor.
Kebiasaan malam hari, nonton TV sampai tayangan sinetron langganan saya habis. Setelah itu, masuk ke kamar dan tidur. Itu saja, simpel kan?

23.5.08

Tentang Gempa.

Gempa, apa yang tersirat di benak kamu mendengar kata itu? Goncangan, getaran, kerusakan, panik, tsunami, kematian, ketakutan, dan macam-macam bayangan menakutkan lainnya. Sebenarnya, gempa adalah fenomena alam yang "biasa". Kenapa biasa, karena bisa terjadi di setiap detik umur bumi ini. Hanya saja, magnitudonya kecil, sehingga hampir tidak terasa.
Menurut sumber penggerak gempa, ada 3 jenis gempa, yakni tektonik, vulkanik dan runtuhan. Gempa tektonik terjadi karena pergeseran lempeng tektonik (global) atau hanya gerakan sesar-sesar lokal. Sedangkan, gempa vulkanik dipicu oleh aktivitas gunung berapi. Adapun gempa runtuhan, adalah getaran bumi akibat terjadinya longsor atau runtuhan tanah.
Dan, yang terjadi secara umum di berbagai tempat biasanya tergolong gempa tektonik. Indonesia sendiri (negara kita tercinta) adalah lokasi langganan gempa, akibat pertemuan 3 lempeng global-eurasia, indo australia dan lempang pasifik plus lempeng kecil filipina. Selain itu juga, 60% wilayah kita dipenuhi oleh sesar-sesar lokal. Lempeng-lempeng tektonik saling bergerak, baik mendekat atau menjauh, atau bergeser secara mendatar pada perbatasan lempengnya. Di dunia sendiri, ada 12 lempeng tektonik besar. Setiap antara lempeng bergeser, maka akan terjadi pelepasan energi. Nah, saat batuan sudah tidak mampu lagi menampung energi-energi tersebut, maka disalurkan lewat ..gempa bumi salah satunya, dan deformasi batuan. Sedangkan sesar-sesar lokal adalah "produk" dari pergeseran lempeng besar. Perandaiannya, kalau lempeng global itu induknya, sesar lokal itu anaknya. Sesar (fault) atau patahan bisa berada di darat atau di laut. Jika berada di laut, sesar ini berpotensi tsunami jika gerakannya saat gempa adalah turun atau naik. Jika gerakannya hanya mendatar, kemungkinan tidak terjadi tsunami.
Parameter-parameter gempa atau ukuran-ukuran dalam gempa ada beberapa item. Di antaranya, waktu terjadi (origin time), durasi (lama terjadi gempa), magnitudo atau besarnya energi gempa (dalam skala Richter), intensitas (ukuran keparahan atau dampak gempa), fokus atau kedalaman, serta posisi tegak lurus fokus ke permuakaan bumi (episenter). Berbagai parameter ini serta kondisi geologis setempat, dan banyak faktor X lainnya merupakan kombinasi yang bisa menjadi penentu parah atau tidaknya dampak sebuah gempa di daerah tersebut. Kenapa sebuah gempa yang berkekuatan sama di dua tempat berbeda, bisa berdampak tak sama, ini akibat kombinasi kesemua faktor tersebut. Kombinasi fatal adalah gempa dengan fokus dangkal, di laut, kekuatannya besar, bangunan sekitar tidak tahan gempa, aktivitas penduduk dekat dengan sumber gempa, durasi yang lama, jenis batuan yang rapuh. Gempa di laut apalagi sesar bergerak turun (sesar normal) atau naik (sesar balik) bisa berpotensi tsunami. Tsunami sendiri adalah gelombang raksasa laut akibat adanya runtuhan tahah di dasar laut.
Berikut adalah ilustrasi dari tsunami akibat sesar normal.


Tsunami, selain akibat gempa bumi, bisa juga akibat aktivitas gunung berapi, runtuhan dasar laut biasa atau jatuhnya meteor ke laut. Perubahan kesetimbangan air laut yang terjadi tiba-tiba memicu terjadinya gelombang panjang di laut. Tinggi gelombang ini di laut hanya beberapa cm, tapi saat tiba di darat bisa mencapai ratusan cm, karena terjadi penumpukkan massa air laut akibat perubahan kedalaman. Sifatnya tidak sama dengan gelombang laut biasa, karena menggerus apa saja yang dilaluinya dan sangat merusak. Kita telah melihat kedahsyatan gelombang ini pada 26 Desember 2004, Aceh dan saat gempa Pangandaran 2006.

Mengenai kegempaan di Indonesia, hampir semua provinsi pernah merasakan gempa. Hanya, daerah yang aktif sekarang adalah daerah Sumatra, Semenanjung Sulawesi dan Maluku. Daerah yang hampir tidak merasakan gempa adalah sebagian besar Kalimantan (kecuali Kalimantan Timur).
Namun, dibalik makna bencana yang dikandungnya, gempa ternyata memiliki misi lain. Allah telah mengatur agar di dunia ini ada keseimbangan. Nah, gempa ada dalam mekanisme itu. Gempa dan akibatnya telah membentuk berbagai kenampakan geografi baru, menyingkap kekayaan alam dalam bumi yang tidak diketahui sebelumnya dan meyadarkan manusia akan kekuatan sang-Mutlak di dunia ini, Allah, Tuhan semesta alam.

21.5.08

Oleh-oleh dari SUMBAR










Akhirnya saya pulang juga, jadi rindu posting. Perjalanan 5 hari ke SUMBAR bisa terwakili dengan lagu temanya ninja Hattori (masih ingat tidak?)
Mendaki gunung, lewati lembah..
Sungai (dan danau) mengalir indah ke samudera..
Bersama teman bertualang..
Empat kabupaten,tiga kotamadya, dan dua bandara telah saya lewati. Dua danau cantik, dua tempat wisata, semuanya indah. Ok, untuk lengkapnya, silahkan nkmati foto-foto berikut.

12.5.08

Untitled.

Orang-orang tua pernah bilang:"Jangan pernah menganggap remeh orang yang kelihatan lemah!". Nah, perkataan ini pantas dialamatkan buat tim Thomas Indonesia yang kewalahan menghadapi tim lemah Thailand kemarin, pada babak kualifikasi. Dua tunggal unggulan kita, Sony DK dan Taufik H, keok di hadapan tunggal Thailand. Taufik yang berperingkat 7 IBF kalah dari Saensomboonsuk Tanongsak, yang notabene hanya berperingkat 90 dunia, memalukan. Alhamdulillah, kita masih punya dua pasang ganda yang tangguh dan seorang Simon Santoso yang menyelamatkan muka Indonesia dari kekalahan, Indonesia menang 3-2.
Berbanding terbalik dari itu, tim Uber Indonesia tampak gigih melawan Jepang. Di luar dugaan, para srikandi badminton itu berhasil mengatasi Jepang dengan skor 4-1. Kalau saja semangat ini terus dijaga, bukan mustahil kita bakal melaju hingga final.

9.5.08

Rindu.(Kendari..)

Apa yang paling saya rindukan dari kampungku yang satu itu, jawabannya banyak sekali. Mulai dari sayur kelor, kraker gabin, teman-temanku, toko-tokonya, pete-pete, ikan masak, tokoku (bukan toko deng, lebih cocok dibilang warung), penjual kenta (itu nama kerennya bale, yang suka teriak, bale...bale.., kenta..kenta..), kamarku, rumahku, mamaku, semua orang rumah, tanaman yang sering saya siram tiap pagi, udara kendari, jalanan kendari, dan semua tentang kendari dan sekitaran wua-wua. Tapi, sayang ongkos pulang-pergi Kendari mahal sekali, sekitar 2 juta, itu belum termasuk oleh-oleh, yang hanya bisa dikumpulkan dalam waktu yang lama sekali, bukan satu atau dua bulan ini. Jadi, kesimpulannya adalah untuk memenuhi rasa rinduku itu, saya harus menunggu kira-kira lima bulan lagi untuk pulkam (pulang kampung), dalam acara "Lebaran", soalnya libur panjang seminggu hanya tersedia pada waktu Idul Fitri saja.

8.5.08

Ke Padang, aku akan pergi.

Lagi deg-degan menunggu perjalanan dinas yang pertama untuk site survey. Memang, segala sesuatu kalau untuk pertama kali bisa menjadi hal yang mengerikan karena rasa was-was akan segala kemungkinan baik dan buruk. Survei, pernah sih waktu kuliah, tapi itu lama sekali, dan waktu itu saya masih lumayan prima, sekarang badan sudah "tua" dan sakit-sakitan. Tapi, saya harus optimis, semangat, chayo, ajah..ajah..fighting!! So, doakan saya pemirsa, agar dapat menjalani perjalanan ke Padang kali ini dengan penuh semangat dan lancar, amin..

5.5.08

Akhirnya, Rossi..

Setelah menunggu sekian lama, akhirnya Valentino Rossi juara juga, bravo!! Di sirkuit Shanghai, China, dalam 22 putaran balapan, Rossi "the doctor" mencapai finish terdepan diikuti Daniel Pedrosa dan Casey Stoner. Penampilan Rossi bisa dibilang "cukup mengkhatirkan di awal musim ini. Namun, grafiknya terus meningkat setelah seri kedua dan ketiga. Apakah trend ini akan terus bertahan, dan Rossi bakal menggenggam juara dunia untuk ke-enam kalinya? Kita tunggu hingga akhir musim nanti.

2.5.08

Final Liga Champions 2007/2008, All England's Club Final

Setelah menunggu beberapa bulan, akhirnya didapatkan dua peserta dalam putaran terakhir Liga Champions Eropa 2007/2008, Chelsea dan Manchester United. Kedua klub Inggris tersebut membuat catatan tersendiri dalam sejarah Liga Campions Eropa sebagai duel "All England Final", setelah pada final 2002/2003, dua klub Italia, AC Milan dan Inter Milan mencatat final sesama Italia. Yang menarik dari pertarungan keduanya adalah, sama-sama memiliki peluang untuk merebut Double Winner, juara Liga Inggris dan Juara Liga Champions. Dalam klasemen Liga Primer, Chelsea dan MU berada pada peringkat 2 dan 1 dengan tidak ada selisih poin, hanya selisih jumlah gol. Dua pertandingan sisa EPL (English Premier League) di dua minggu ke depan, menuntut keduanya untuk bermain maksimal. Sedikit kesalahan, kalah atau seri, akan membuyarkan harapan salah satunya. Peluang Manchester memang lebih besar dibanding Chelsea di EPL, tapi dalam sepakbola, peluang sekecil apapun mungkin saja terjadi. Sementara,bagi Chelsea, prestasi musim ini adalah perolehan maksimal yang berhasil ditorehkan klub ini. Bersama pelatih baru mereka, Avram Grant, Chelsea bahkan mampu melaju ke babak Final Liga Champions, prestasi yang belum bisa disamai oleh pelatih mereka sebelumnya, Jose Maurinho. Walaupun telah dua kali juara EPL bersama Maurinho, tapi Chelsea selalu kandas di semifinal Liga Champons. Untuk MU, gelar Champions tahun ini adalah gelar ketiga mereka. Kepastian siapa yang berhasil merebut dua gelar tersebut bakal terjawab pada 21 Mei mendatang, di Moskow, all england final!!!!!

30.4.08

Suka Baca Tapi Tidak suka Beli Buku.

Kalau ditanya atau disuruh menuliskan di formulir-formulir tentang hobi, kebanyakan orang biasanya akan menuliskan kalau hobi mereka adalah membaca. Nah, sama juga dengan saya, hobi membaca. Mungkin karena tidak punya bahan hobi yang lain, atau mungkin karena hobi mereka memang membaca.
Untuk kasus saya, saya memang suka membaca, tapi satu kelemahan saya, yakni tidak suka membeli buku (nah loh!). Lama baru saya sadari, setelah selesai kuliah, kalau kebiasaan saya ini (kalau bisa dibilang kebiasaan) ternyata berdampak kurang baik. Membaca, menjadi suatu kesukaan saja, bukan menjadi kewajiban. Padahal, kalau ingin maju, katanya kita sebaiknya membaca satu buku satu hari (yang ini saya lupa dapat dari mana).
Kalau ingin membaca suatu buku, saya paling suka meminjamnya. Apakah dari teman atau dari perpustakaan. Itulah yang membuat koleksi buku saya amat sangat minim. Tapi, setelah bekerja, saya ingin merubah "kebiasaan itu", saya akan membeli buku..dan membaca banyak buku..

29.4.08

Tentang Logat..

Membahas masalah logat tidak akan ada habisnya. Saya sendiri, karena sering hidup nomaden alias berpindah-pindah, sering dihadapkan pada permasalahan yang satu ini. Masa kecil saya, saya lalui di dua kota, Kendari dan Raha. Nah, dua kota itu memiliki logat yang sangat berbeda. Orang Raha terkenal berbicara dengan cepat dan keras dibandingkan dengan orang Kendari. Penekanan huruf "e" dalam kalimat amat sangat terasa, seperti orang Batak atau Ambon, atau orang dari kawasan Timur lainnya. Nah, sedang kesamaan keduanya, yakni masih dalam pakem "Sulawesi", jadi kalau orang Kendari atau orang Raha dengan orang Sulawesi yang lain, seperti dari Makassar, Palu, Gorontalo atau Menado, masih bisa saling mengerti.
Mengenai Kendari, karena kota ini sendiri "dikuasai" bangsa pendatang, seperti dari Raha, Makassar, dan orang Bugis, maka pola logatnya amat sangat dipengaruhi dari daerah-daerah tersebut. Logat orang Kendari asli, yakni Tolaki, memang masih terdengar namun sudah mulai "termodifikasi" dengan pengaruh bahasa lain.
Setelah SMA, saya melanjutkan ke Makassar atau UjungPandang. Di kota yang menguasai adalah logat Makassar yang dipengaruhi dua bahasa besar, yakni bahasa Makassar dan Bugis. Penyesuaian yang saya lakukan tidak terlalu banyak, karena logatnya mirip dengan logat Kendari. Selain karena itu, setelah saya perhatikan, saya ternyata orang yang jarang sekali berbicara (atau cenderung pendiam, baru sadar sekarang..). Logat ini amat sangat berguna setelah saya hidup di kota lain lagi, sekarang, yakni di Jakarta.
Setelah diterima di BMG dan ditempatkan di Jakarta, tidak terlalu sulit untuk saya menyesuaikan. Karena, saya sudah sangat sering menonton sinetron, sehingga sudah punya "pegangan/tuntunan" logat untuk dipakai di ibukota. Sinetron, ternyata memang "menyatukan" Indonesia.

24.4.08

Training pertama..

Kerja di BMG apalagi di bagian survei, berati harus siap mengikuti training, dan itulah yang terjadi pada saya tadi. siang tadi, adalah kesempatan training pertama. Tujuannya adalah untuk mengenalkan dan melatih kemampuan pegawai BMG dengan alat yang bernama SeiscomP, sebuah seismograf portabel yang biasa dipakai dalam survei di daerah.
Seiscomp ternyata dalam penggunaannya membutuhkan banyak "teman". Nah, siapa-siapakah mereka, di antaranya:
1. Digitizer, ini adalah pengubah sinyal analog ke digital;
2. Sensor, bagian sensitif yang "mengendus" guncangan.
3. GPS , sebagai alat penentu posisi.
4. Power supply, kalo tidak ada yang menyuplai daya, mana bisa nyala alatnya.
5. Konektor, kabel-kebel penghubung alat.
6. SeiscomP sendiri, sebuah mini komputer yang bertugas menyimpan data.
7. Desktop, untuk mentrigger data dari SeiscomP, juga bisa menganalisis.
Pelatihan tadi masih dalam pengenalan alat, karena banyaknya kendala, seperti baterai yang kurang daya dan lain-lain. Dan, akan dilanjutkan besok. So, cerita sambungannya besok ya, nantikan aja.

22.4.08

22 April, apa yang spesial di hari ini?

Jawabannya, ada dua hal yang kira-kira istimewa. Yang pertama, hari ini adalah hari Bumi (earth's day). Terus, yang kedua, hari ini adalah hari Ujian Akhir Nasional bagi adik-adik SMA.
Mengenai Hari Bumi, hari dimana orang-orang bumi diajak merenung akan dibawa kemana peradaban dunia ini dengan kondisi bumi yang semakin buruk. Roda modernisasi dan industrialisasi membuat beban bumi kian hari makin berat. Apa yang bisa kita lakukan untuk bumi? Simple things can help. Contohnya, mematikan alat-alat listrik yang tidak dipakai, mengurangi penggunaan barang-barang plastik, dan berhemat dalam penggunaan air.
Tentang Ujian Akhir Nasional, hari ini adalah hari pertama. Ujian Akhir Nasional (UAN), sebuah kebijakan yang telah menuai pro dan kontra. Pelaksanaannya dinilai banyak membawa dampak negatif bagi dunia pendidikan kita. Dari kecurangan-kecurangan sampai dampak ketidak lulusan siswa-siswa yang sebenarnya berprestasi, bahkan ada yang sudah diterima di Universitas Luar Negeri. Persoalan bahwa UAN adalah satu-satunya parameter bagi kelulusan seorang siswa dan ketimpangan sarana prasarana serta kualitas guru di Indonesia yang tidak merata adalah yang melatarbelakangi mengapa kebijakan ini sebaiknya ditinjau kembali, menurut saya pribadi.
That's all, so Happy earth's day dan met Ujian ya, adik-adik..

Geofisika, apaan sih?

Geofisika, apaan sih?
Itu juga yang terlintas di pikiran saya ketika pertama kali menjatuhkan pilihan pada formulir UMPTN 8 tahun yang lalu. Sejujurnya, setelah lulus SMA, jurusan yang ada di otak saya adalah Fisika. Kenapa berubah jadi Geofisika, tanyakan kepada kakak saya. Dia yang menyarankan untuk mengganti pilihan program studi, dan anehnya saya menuruti saran dia. Mungkin, saat itu Tuhan sedang memilihkan jalan hidup melalui tangan kakak saya.
Dan, terceburlah saya dalam suatu tempat penggodokan ilmu Geofisika, prodi Geofisika , FMIPA,UNHAS.
Apa itu geofisika? Menurut saya, geofisika adalah salah satu cabang ilmu tentang bumi (geo) yang memandang atau menelaah bumi ini dari segi sifat-sifat fisisnya. Sifat-sifat fisis yang dimaksud seperti sifat elektrik, magnetik, elektromagnetik, gelombang seismik, atau sifat percepatan gravitasi bumi. Selain isi bumi, geofisika juga menelaah atmosfer bumi, ini kemudian mengarah ke cabang ilmu lainnya, yakni meteorologi dan klimatologi.
Dari berbagai sifat fisis bumi, kemudian berkembang berbagai metode geofisika. Di antaranya adalah:
1. Metode Seismik, yang meneliti bumi lewat penjalaran gelombang seismik. Metode ini banyak digunakan dalam eksplorasi minyak (seismik eksplorasi), dan gempa (seismologi).
2. Metode Gravitasi (geogravitasi), menggunakan harga percepatan gravitasi untuk mengetahui densitas (masa jenis) dari tiap-tiap lapisan bumi yang dicari.
3. Metode Magnetik (geomagnet).
4. Metode Listrik (geolistrik).
5. Metode Elektromagnetik (geoelektromagnet).
6. Metode Radar (georadar).
Setelah sekolah selama 5 tahun di sana, saya akhirnya lulus. Dan, membutuhkan waktu sekitar dua tahun bagi saya hingga akhirnya saya dapat pekerjaan, sebagai PNS di lembaga yang tidak jauh dari geofisika, BMG.
Bagi anda yang mau mendalami ilmu ini juga, dapat menjatuhkan pilihan pada universitas-universitas sebagai berikut : UI Jakarta,UGM Jogja ,ITB Bandung , UPN jogja, UNHAS Makassar, dan ITS Surabaya, atau ke AMG-akademi di bawah naungan BMG.

Lulusan Prodi Geofisika tapi Bukan Seorang Geofisisis

Lulus dari program studi Geofisika di sebuah universitas negeri tidak menjamin seseorang secara otomatis menjadi seorang geofisisis. Itu yang saya rasakan. Ilmu yang saya pelajari selama lima tahun (jadi malu, ketahuan deh.) menguap begitu saja ketika saya berada di masyarakat dan di dunia kerja. Saya hampir tidak tahu apa-apa tentang geofisika, memalukan. Sehingga, saya harus tertatih-tatih mengais-ngais ilmu lagi, atau harus sekolah lagi (semoga!!). Being a pure geophysicist , hopefully will come true.

21.4.08

Liga Champions 2007/2008, Barcelona di Sarang Klub2 Inggris

Liga Champions 2007/2008 kembali mencatat sejarah baru. Tiga klub Inggris dan satu klub Spanyol, memberikan formasi yang menarik dalam semifinal tahun ini. Ini sekaligus membuka kemungkinan all england final, jika saja Barcelona tidak mampu menghadang Manchester United pada 24 April dan 30 April nanti. Begitu pula untuk Liverpool, ini adalah kesempatan untuk menambah perolehan trofi Championsnya, dan juga Manchester United yang ingin mengulang kesuksesan menggondol gelar eropa dan gelar domestiknya untuk yang kesekian kalinya. Adapun Chelsea, yang belum pernah sama sekali merasakan gelar Liga Champions, pasti akan mati-matian berjuang untuk mendapatkannya. Kita nantikan saja semifinal, tgl 23-24 April dan tgl 30 April - 1 Mei 2008, apakah akan terjadi All england Final ataukah final Barcelona vs salah satu klub inggris lainnya.

17.4.08

28 April 1982 M = 04 Rajab 1402 H

Setelah lama mencari, akhirnya aku tahu tanggal lahirku dalam penanggalan hijriyah. 28 April 1982, Rabu, betepatan dengan tanggal 04 Rajab 1402 Hijriyah.Dan, setelah iseng-iseng menghitung-hitung, ternyata, pada tahun 1992, saya "berulangtahun" dua kali (menurut kalender hijriyah), yakni tgl 09 Januari dan 28 Desember 1992. Jadi, umur saya tahun ini insya Allah adalah 27 tahun (hijriyah) yang akan jatuh pada tanggal 7 Juli 2008 (sudah tua euy..)!! Bagi yang ingin "menghitung" umur dalam penanggalan hiriyah, silahkan ke www.islamicfinder.org/dateConversion.php.

14.4.08

Unduh=Download

Bagi yang sering browsing dan surfing di Internet, pasti bakalan akrab dengan istilah ini. Kurang tahu kapan persisnya dipakai, tapi istilah download kini telah perlahan-lahan digantikan dengan "unduh". Kata ini ada dalam kamus Melayu, dan juga ada dalam kosa kata bahasa Jawa. Jadi, kalau ingin mengambil file dari internet, bukan me-download- lagi, tapi meng-unduh. Nah, kalau "browsing" nanti diterjemahkan apa ya, kita tunggu saja!

Yang ke-3 kalinya.

Dari buku Sang Alkemisnya-Paulo Coelho, cerita tentang seorang bocah Spanyol yang mencari impiannya hingga ke negeri Piramid, Mesir. Alkisah, si bocah di beri nasehat oleh sang Alkemis (isi nasehatnya kurang lebih kayak gini):"Nak, dari pengalamanku, sesuatu yang telah terjadi sekali biasanya tidak akan terulang untuk yang ke-2 kalinya. Namun, jika ia telah terjadi dua kali, maka pasti akan terjadi lagi untuk yang ke-3 kalinya".Dari ini, saya ingin "meramal" nasib duo Maia, secara Maia Estianty telah "dua" kali ganti rekanan. Menunjuk kepada nasehat Sang Alkemis, kemungkinan besar dia akan kembali mencari rekanan baru untuk "yang ke-3 kalinya".

Yang Terlupakan.

Kenanglah aku,
di saat sedihmu,
di saat dukamu.

Kenanglah aku,
di saat candamu,
di saat bahagiamu.

Kenanglah aku,
di saat sendirimu,
di saat sunyimu.

Kenanglah aku,
di saat bau jejakku
masih bisa kau cium.

Karena mungkin,
aku kan menghilang
dan jadi yang terlupakan...

8.4.08

Korsel diguncang Korupsi Samsung

Korea Selatan dihebohkan oleh isu korupsi ditubuh perusahaan terbesar di negeri itu, Samsung. Samsung yang menguasai 20% ekspor negri ginseng tersebut kini tengah diselidiki oleh kejaksaan dalam dugaan suap kepada pejabat pemerintahan. Selama ini, Samsung hampir tidak pernah bisa "tersentuh' oleh pihak kejaksaan mapun pihak berwenang lainnya di Korea Selatan.

7.4.08

To you, paps..

When i was a lil' kid, i always asked my dad 'bout many things. i remember, my dad could answer each of my questions. At that time, i thought he was d smartest guy on earth.but, since i grew up, i started to realized that he didn'nt always right as i learn man things by myself, and not by him anymore. Anyway, it doesn't matter. I'm still be the lucky girl coz i had a dad that had tought me so many things of this world. Thank's dad.

4.4.08

Watashi no namae Chinatsu Haruguchi

Thanks buat Ocha, saya kini tau kalo kita semua bisa memiliki nama Jepang.Nama saya, watashi no namae Chinatsu Haruguchi-mudhalifana haruddin.

Lg Down Neh..

Capek banget, abis ngantor badan pegal2 kayak kuli bangunan yang abis kerja keras. Ketiduran, eh telat deh shalat Asharnya. Malamnya, nafas tersendat-sendat percis org y kena bengek, Alhamdulillah gak kena serangan y berat, cuman little2 attack aja.
Paginya, ngantor lagi, di ruangan y amat sangat dingin, tapi aku harus bertahan-musti kudu dan wajib.Berharap sebentar, nafas yang sedang seret2x balik lagi jadi lega.

3.4.08

Allah tidak pernah Tidur!!

Tulisan yang bagus,sarat akan makna. Lewat ini saya minta permisi ya sama penulisnya, mohon maaf ya-saya ngutip gak bilang-bilang dulu

Malam telah larut saat saya meninggalkan kantor. Telah lewat pukul 11 malam. Pekerjaan yang menumpuk, membuat saya harus pulang selarut ini.

Ah, hari yang menjemukan saat itu. Terlebih, setelah beberapa saat berjalan, warna langit tampak memerah. Rintik hujan mulai turun. Lengkap sudah, badan yang lelah ditambah dengan "acara" kehujanan. Setengah berlari saya mencari tempat berlindung. Untunglah, penjual nasi goreng yang mangkal di pojok jalan, mempunyai tenda sederhana. Lumayan, pikir saya. Segera saya berteduh, menjumpai bapak penjual yang sendirian ditemani rokok dan lampu petromak yang masih menyala. Dia menyilahkan saya duduk. "Disini saja dik, daripada kehujanan... ," begitu katanya saat saya meminta ijin berteduh.

Benar saja, hujan mulai deras, dan kami makin terlihat dalam kesunyian yang pekat. Karena merasa tak nyaman atas kebaikan bapak penjual dan tendanya, saya berkata, "tolong bikin mie goreng pak, di makan disini saja."

Sang Bapak tersenyum, dan mulai menyiapkan tungku apinya. Dia tampak sibuk. Bumbu dan penggorengan pun telah siap untuk di racik. Tampaklah pertunjukkan sebuah pengalaman yang tak dapat diraih dalam waktu sebentar. Tangannya cekatan sekali meraih botol kecap dan segenap bumbu. Segera saja, mie goreng yang mengepul telah terhidang.

Keadaan yang semula canggung mulai hilang. Basa-basi saya bertanya, "Wah hujannya tambah deras nih, orang-orang makin jarang yang keluar ya Pak?" Bapak itu menoleh ke arah saya, dan berkata, "Iya dik, jadi sepi nih dagangan saya.." katanya sambil menghisap rokok dalam-dalam.

"Kalau hujan begini, jadi sedikit yang beli ya Pak?" kata s aya, "Wah, rezekinya jadi berkurang dong ya?" Duh. Pertanyaan yang bodoh. Tentu saja tak banyak yang membeli kalau hujan begini. Tentu, pertanyaan itu hanya akan membuat Bapak itu tambah sedih.

Namun, agaknya saya keliru...

"Gusti Allah, ora sare dik, (Allah itu tidak pernah istirahat), begitu katanya. "Rezeki saya ada dimana-mana. Saya malah senang kalau hujan begini. Istri sama anak saya di kampung pasti dapat air buat sawah. Yah, walaupun nggak lebar, tapi lumayan lah tanahnya."

Bapak itu melanjutkan, "Anak saya yang disini pasti bisa ngojek payung kalau besok masih hujan.....".

Degh. Duh, hati saya tergetar. Bapak itu benar, "Gusti Allah ora sare".

Allah Memang Maha Kuasa, yang tak pernah istirahat buat hamba-hamba- Nya.

Saya rupanya telah keliru memaknai hidup. Filsafat hidup yang saya punya, tampak tak ada artinya di depan perkataan sederhana itu. Maknanya terlampau dalam, membuat saya banyak berpikir dan menyadari kekerdilan saya di hadapan Tuhan.

Saya selalu berpikiran, bahwa hujan adalah bencana, adalah petaka bagi banyak hal. Saya selalu berpendapat, bahwa rezeki itu selalu berupa materi, dan hal nyata yang bisa digenggam dan dirasakan. Dan saya juga berpendapat, bahwa saat ada ujian yang menimpa, maka itu artinya saya cuma harus bersabar. Namun saya keliru. Hujan, memang bisa menjadi bencana, namun rintiknya bisa menjadi anugerah bagi setiap petani. Derasnya juga adalah berkah bagi sawah-sawah yang perlu diairi. Derai hujan mungkin bisa menjadi petaka, namun derai itu pula yang menjadi harapan bagi sebagian orang yang mengojek payung, atau mendorong mobil yang mogok.

Hmm...saya makin bergegas untuk menyelesaikan mie goreng itu. Beribu pikiran tampak seperti lintasan-lintasan cahaya yang bergerak dibenak saya. "Ya Allah, Engkau Memang Tak Pernah Beristirahat" Untunglah, hujan telah reda, dan sayapun telah selesai makan.

Dalam perjalanan pulang, hanya kata itu yang teringat, Gusti Allah Ora Sare..... Gusti Allah Ora Sare.....

Begitulah, saya sering takjub pada hal-hal kecil yang ada di depan saya.
Allah memang selalu punya banyak rahasia, dan mengingatkan kita dengan cara yang tak terduga. Selalu saja, Dia memberikan Cinta kepada saya lewat hal-hal yang sederhana. Dan hal-hal itu, kerap membuat saya menjadi semakin banyak belajar.

Dulu, saya berharap, bisa melewati tahun ini dengan hal-hal besar, dengan sesuatu yang istimewa. Saya sering berharap, saat saya bertambah usia, harus ada hal besar yang saya lampaui. Seperti tahun sebelumnya, saya ingin ada hal yang menakjubkan saya lakukan.

Namun, rupanya tahun ini Allah punya rencana lain buat saya. Dalam setiap doa saya, sering terucap agar saya selalu dapat belajar dan memaknai hikmah kehidupan. Dan kali ini Allah pun tetap memberikan saya yang terbaik. Saya tetap belajar, dan terus belajar, walaupun bukan dengan hal-hal besar dan istimewa.

Aku berdoa agar diberikan kekuatan...Namun,
Allah memberikanku cobaan agar aku kuat menghadapinya.

Aku berdoa agar diberikan kebijaksanaan. ..Namun,
Allah memberikanku masalah agar aku mampu memecahkannya.

Aku berdoa agar diberikan kecerdasan.. .Namun,
Allah memberikanku otak dan pikiran agar aku dapat belajar dari-Nya.

Aku berdoa agar diberikan keberanian.. .Namun,
Allah memberikanku persoalan agar aku mampu menghadapinya.

Aku berdoa agar diberikan cinta dan kasih sayang..... Namun,
Allah memberikanku orang-orang yang luka hatinya agar aku
dapat berbagi dengannya.

Aku berdoa agar diberikan kebahagiaan. ..Namun,
Allah memberikanku pintu kesempatan agar aku dapat memanfaatkannya.

Sahabat, terima kasih telah membaca.
Silahkan memforward email ini ke sahabat2mu, yang engkau cintai dan
teman-teman lain.
Bagi dan berikanlah yang terbaik untuk mereka....

AYAT2 CINTA Vs KETIKA CINTA BERTASBIH

Sukses dari Film Ayat2 Cinta (AAC) ternyata produser film kini tertarik untuk membuat film-film bertema serupa, terutama yang berasal dari buku laris. Satu lagi film yang akan menyusul, yakni Ketika Cinta Bertasbih (KCB), yang akan diproduksi SinemArt. Pertarungan dua stasiun TV swasta yang dimotori oleh MD Entertainment (SCTV) dan SinemArt (RCTI) rupanya akan berlanjut ke layar lebar. Selama ini, kedua "raksasa" tersebut saling kejar-kejaran dalam rating Sinetron di televisi. Apakah SinemArt akan sukses dalam pertarungan kali ini, kita tunggu saja hasilnya.

28.3.08

Kendari Bentrok!!

Belum genap dua bulan saya meninggalkan Kendari, malah terjadi kerusuhan atau bentrok yang cukup hebat antara mahasiswa Unhalu dengan polisi. Masalah penggusuran PKL dan tindakan satpol PP yang dianggap sewenang merupakan pemicu pasti dari kejadian bentrok 26 dan 27 Maret 2008. Waduh, kok bisa gitu ya? Padahal, orang Kendari kan sebenarnya cinta damai! Kok, rusuh sih!
Buat pak Walikota (yang dulu saya dukung), kebijakan Bapak jangan membuat kami jadi susah. Ingin dapat Adipura tapi mengorbankan rakyat sendiri kan jadi gak lucu!!!
Pokoknya, semua pihak (nun jauh di sana, Kendari) agar bertindak dengan kepala dingin, jangan ngotot-ngototan, nanti ndak ada yang jadi itu!
OK, peace semua!!

26.3.08

Hidup di Jakarta, Mahal!!

Memang sangat mahal hidup di kota besar ini. Biaya hidup yang sangat tinggi membuat warganya dipaksa untuk kreatif dalam menghasilkan dan menggunakan uang. Sebagian besar gaji mereka habis hanya untuk transport dan makan.

GoodBye, My Friend>>

Beberapa hari yang lalu, saya dapat kabar dari kendari tentang seorang teman yang meninggal dunia. Memang sih, dia bukanlah teman yang dekat dengan saya. Tapi, saya harap Allah akan memberikan yang terbnaik di alam barzah sana, Amin....
Remembering LiLy (..-2008)