28.8.08

Kalau ada, maafkan salahku


Karena terlalu sering terucap kata itu, maaf, hingga dia pun sering tak berarti.
Tapi, ada kala kata yang mudah itu menjadi sulit dilafazkan, meninggalkan luka hati
Dan, kali ini untuk kesekian kalinya, ku ikuti , ku ucapkan kembali

maaf..

untuk semua yang pernah tersakiti, kawan, relasi, teman, sahabat, saudara, maaf..
Maafkanlah agar diriku bisa dengan mudah melangkah ke bulan suci
RAMADHAN, yang sebentar lagi.

19.8.08

SAVE OUR HERITAGE, upsss salah!

"Save our heritage!", dengan lantang saya ucapkan kata itu, dan ternyata jawaban itu salah!! Topik KickAndy malam itu,Jum'at 15 Agustus, yang jadi pertanyaan, sebenarnya "Laksamana Cheng Ho". Buyarlah hadiah buku yang sudah di depan mata.
Tapi, secara keseluruhan acara sore hingga malam itu berlangsung meriah. Tamu-tamu yang diundang yang kebanyakan orang asing memberikan gambaran betapa menariknya budaya kita di mata mereka.
Save our heritage, tema KickAndy Offair sore itu mengangkat masalah kebudayaan tradisional Indonesia. Berlokasi di Museum Seni Rupa dan Keramik, acara yang sebenarnya berlangsung dari jam 3 sore, baru saya ikuti pada jam 5 kurang. Setelah melewatkan satu orang tamu, seorang dalang cilik "ki kuncir" dan dalang asing,KRT Gaura. Ki Kuncir ternyata adalah anak pengidap autis. Tapi, dengan latihan dan bimbingan, dia bisa menjadi seorang dalang cilik yang handal. Salut!
Michi Tomioka, menjadi tamu yang kedua. Dia telah mempelajari kebudayaan Indonesia semenjak studi di Jepang. Michi kemudian datang dan menetap di Solo karena ingin mempelajari tarian tradisional Solo lebih dalam. Sore itu, dia kembali mempertontonkan salah satu tarian tradisonal solo yang tergolong kuno.
Kalau tamu-tamu sebelumya membuat saya mengantuk, maka tamu yang ada di sesi terakhir tidak. Enam anak muda dari Korea dan Jepang yang tengah belajar di BIPA IU (BAHASA INDONESIA UNTUK PENUTUR ASING) memberikan kesegaran kepada kami para penonton dengan kemampuan mereka bermain angklung, alat musik yang sudah diklaim Malaysia sebagai milik mereka. Ditambah denga genre musik pop, tambah semaraklah sore itu. Kami pun dihibur dengan "Aku Cinta Kau dan Dia"-nya Mulan J, "Kenangan Terindahnya"-nya Samsons.
Sayang, di akhir acara, kesempatan untuk mendapat hadiah buyar saat jawaban saya salah. Tapi, lain kali Insya Allah bisa...

8.8.08

Kontur Bikin Pusing.

Ada kerjaan dari atasan, buat peta kontur gempa kemarin. Awalnya terasa mudah, karena sudah pernah "latihan" sebelumnya. Tapi, setelah dicoba kembali. Dengan Sofware pertama, ArcView, yang sudah lama tak saya sentuh, semuanya berantakan. Ilmu yang dulu dipelajari hilang. Software kedua, ArcGis, lebih parah lagi. Yang ini malah tidak pernah latihan. Apakah kontur percepatan tanah ini akan selesai hari ini, kita lihat saja nanti. Sekarang , saya mau break makan siang.

4.8.08

KickAndy di Monas.

Kalau berbicara tayangan televisi favorit, sulit untuk saya buat daftarnya. Karena, hampir semua tayangan yang ada di televisi saya suka. Tapi, kalau menyebut nama-nama acara talkshow, mungkin kickandy salah satu favorit saya, mungkin loh!
Acara yang digawangi oleh Andy F Noya itu adalah acara yang unik menurut saya. Dan hadir didalamnya, baik onair mapun offair pastinya lebih baik lagi.
Kesempatan itu ada kemarin. Kickandy Offair yang dirangkai dalam acara SatuHati di silang Monas. Dengan tiket masuk yang hanya 5000 rupiah, saya pun langsung bergegas ke tenda tempat acara berlangsung, alhamdulillah belum dimulai.
Awal acara, para penonton dihibur oleh "Sorga Cinta'nya Antique band,pemenang KFC HITLIST 2006. Ternyata, penampilan di atas panggung band ini tidak jauh beda dengan rekamannya ( ya iyalah..). Setelah beberapa lagu, acara pun dibuka secara resmi oleh pembawa acara. Mereka lalu mengadakan kuis untuk menghangatkan suasanan siang itu. Lalu, tibalah bagi Host KickAndy sebenarnya, Andy Flores Noya. Orangnya ternyata putih sekali dan perawakannya mirip orang dari kampung saya (P.Muna, sumpah deh), hanya bedanya orang muna rata-rata berkulit hitam.
Sesuai dengan tema Satu Hati, yakni pendidikan , maka tamu offair kali itu adalah orang-orang yang menjadi inspirasi di bidang pendidikan. Tiga orang yang diundang adalah Nanang, Ani Ema dan Pak Mahmud.
Nanang, pemuda dari desa kecil di Temanggung, adalah salah satu dari banyak anak-anak Indonesia yang berhasil mengukir prestasi di bidang Matematika tingkat Dunia. Walaupun kedua orangtuanya hanyalah buruh tani dan pembuat gerabah, tapi dia tidak putus asa. Melalui matematika, dia berhasil membuktikan kalau anak dari orangtua yang miskin dapat berhasil. Nanang kini telah lulus dari UGM, dan tahun depan mulai mengajar di tempat yang sama. Sebagai seorang yang berkecimpung di dunia matematika,dia punya rumus-rumus yang dapat diaplikasikan dalam hidup. Diantaranya:
Keberuntungan = Kesempatan x Persiapan. Rumus ini dapat diartikan seberapa pun besar persiapan kita untuk sesuatu, tapi kalau tidak ada kesempatan maka semuanya akan sia-sia saja. Sama juga dengan kesempatan yang bertubi-tubi tapi dengan tidak adanya persiapan dari kita, maka keberuntungan itu menjadi tidak berarti. Bagaimana memperoleh kesempatan, banyak-banyaklah berdoa--saran Nanang.
Tamu kedua seorang mantan TKW di Hongkong yang memiliki orangtua yang hanya tamatan SD. Walaupun dia dua tahun menjadi TKW, tetapi tidak menyurutkan tekadnya untuk melanjutkan sekolah. Ani Ema, kini telah menyelesaikan pendidikan S1-nya di Psikologi dan menjadi seorang filmmaker.
Tamu ketiga, adalah inspirasi dari pemenang Eagle Awards 2007. Bapak Mahmud, seorang betawi asli menjadi Kepala Sekolah SMA Swasta di Jakarta sekaligus pemulung dan diangkat ke salam sebuah film dokumenter "Kepala Sekolahku Pemulung". Sama dengan dua tamu sebelumnya, pak Mahmud berasal dari dari keluarga terbelakang dalam pendidikan. Tapi, dengan tekad kuat untuk belajar, diapun berhasil menyelesaikan pendidikannya menjadi guru. Mengapa menjadi pemulung, pertanyaan dari Andy, dijawab dalam waktu yang lama. Pekerjaan seorang guru membuat pak Mahmud terbiasa berbicara di depan orang banyak dan seperti tidak bisa diberi mikrofon--pidatonya pasti lama dan berapi-api. Setelah menunggu lama, akhirnya dijawab juga. Pendapatan yang rendah sebagai guru SMA swasta memaksa dia untuk mencari sampingan. Dan, setelah 15 tahun menjadi pemulung, pekerjaan inilah yang menyumbang pendapatan terbesar.
Semua yang menjadi tamu adalah inspirasi nyata, bukti bahwa kerja keras dan kemauan bisa menjadi jalan untuk mewujudkan cita-cita, seberapapun sulitnya.
Sebagai host, Andy F Noya memiliki cara unik. Pertanyaan-pertanyaan cerdas yang dibalut gurauan segar bisa membuat penonton untuk tetap duduk dikursi hingga akhir acara. Walaupun bukan berlatar belakang pembawa acara, melainkan wartawan, penampilannya tidak kalah impresif.
Setelah berjalan 3 jam lebih, dan goody bag telah habis didistribusikan untuk para pemenang kuis dan penanya, akhirnya acara sampai pada akhir, ditutup dengan penampilan terakhir dari Antique band. Siang itu saya senang sekali,akhirnya nonton juga KickAndy langsung, walaupun hanya offair. Sayang, karena keterbatasan teknis alias tidak punya kamera digital, saya tidak sempat mengabadikan semuanya dalam gambar. KickAndy Offair di Monas, seru!!!

Hikmah..hikmah..eps.mati lampu, Sabtu 2 Agustus

Di setiap masalah yang ada pasti Allah menyiapkan jalan keluar dan hikmah yang akan dirasakan oleh manusia yang mengalaminya, dan inilah yang terjadi di hari Sabtu kemarin.
Lampu di rumah kostan saya tiba-tiba mati di tengah subuh yang hening (halah!). Istilah kerennya sih Trip Out (ini saya dapat dari teman satu kosan yang memang seorang teknisi). Bau menyengat memenuhi ruangan tengah, dan sumber bau belum bisa teridentifikasi oleh petugas yang bahkan telah "menggeledah" seluruh instalansi listrik di rumah itu. Diagnosa awal, terjadi korslet. Tapi, ya tadi, belum dapat dipastikan dimana lokasi pasti atau TKPnya.
Setelah berjam-jam pencarian dilakukan, akhirnya ketemu juga. Tanpa disangka-sangka, lokasinya berada di kamar sebelah kamar saya. Kamar yang telah diperiksa pada jam-jam awal kejadian. Pemilik kamar tersebut rupanya sangat mengantuk sampai-sampai tidak menyadari kalau stok kontak dikamarnya telah gosong terbakar. Kesimpulan akhir, penyebab telah berhasil dikenali dan dapat diatasi dengan baik.
Apa hikmahnya? Pertanyaaan bagus. Kehidupan Jakarta yang individualistik menjadikan kita orang-orang asing bagi satu sama lain, bahkan yang tinggal dalam satu tempat. Peristiwa subuh itu rupanya membuat kita semua berkumpul, tukar pikiran dan berinteraksi kembali. Dan ini jarang terjadi....
Memang janji Allah selalu benar, sesudah kesulitan ada kemudahan, dan sesudah kesulitan ada kemudahan.