Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label dorama

Jepang atau Korea?

Maniak atau tidak, yang jelas saya suka drama. (Tapi bukan sinetron Indonesia, ya, catat!) Drama yang ini adalah dorama (drama Jepang) dan k-drama (drama Korea). Dan, tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu keenam.  Silakan dinikmati :) Dorama^^   Ada siswa baru di sekolah. Penampilannya menyeramkan, rambutnya kusut, jalannya aneh dengan kepala yang selalu menunduk. Nobuko Kotani namanya. Di pihak yang lain, Kiritani Shuji adalah siswa paling populer. Walau mukanya biasa (pendapat saya loh ya, penggemarnya Kamenashi Kazuya jangan marah, hehe), namun sifatnya yang supel, punya banyak kawan dan punya pacar paling cantik di sekolah membuatnya disukai banyak orang. Kemudian, ada Kusano Akira. Cowok yang status kepopulerannya berbanding terbalik denga Shuji. Bertiga mereka lalu berteman. Shuji dan Akira akhirnya menjadi "produser" bagi Nobuko (yang mereka ganti namanya menjadi Nobuta. Tujuannya: Membuat Nobuta menjadi siswi pal...

BBM yang Tertunda

Sinetron semalam berakhir gantung..BBM yang tertunda Para aktor dan aktrisnya berakting bagus, hanya saja skenarionya buruk sekali. Dari sudut pandang pengamat persinetronan amatir kayak saya, seharusnya akhirnya happy ending dong, jangan digantung kayak layangan gitu. Mungkin penulis skenarionya kebanyakan nonton sinetron kita, yang memang kualitasnya buruk. Nah, saran saya, perbanyak referensi tontonan yang lain, seperti dorama atau korean drama, yang lagi banyak digandrungi di berbagai belahan dunia.   Just me, a dorama lover

CHANGE [Dorama, 2008]

Asakura Keita (Takuya Kimura), hanya seorang guru SD (biasa). Tapi, dunianya mendadak berubah saat seorang wanita (Miyama Rika, oleh Fukatsu Eri) datang ke sekolah dan memintanya mengisi posisi ayahnya, mewakili Partai Seiyu untuk maju dalam pemilihan tingkat prefektur (mungkin sama dengan provinsi) Fukuoka. Keita tidak saja maju sebagai wakil provinsi, tapi kemudian lebih jauh lagi, sebagai calon Perdana Menteri, dan berhasil menjadi Perdana Menteri Jepang. gambar dari doramalover.com Ternyata, dibalik Miyama Rika, ada tangan Kanbayashi Shoichi, petinggi Partai Seiyu, yang mengatur gerak politik Asakura Keita. Ambisi Kanbayashi sebenarnya, hanyalah untuk menjadi Perdana Menteri, tapi dengan memanfaatkan Asakura yang "hijau" dalam politik. Namun, perlahan sang Perdana Menteri muda berhasil mengajak sekutu-sekutu yang kuat dalam lingkarannya. Nirasawa Katsutoshi (Abe hiroshi), perencana pemilunya (election planner) dulu, diangkat sebagai juru bicara. Miyama Rika p...