20.3.12

Mengimpor Pemimpin

Sudah bulan ketiga di tahun 2012, sudah masuk musim rambutan #eh pilkada lagi.
Di antara pilkada (istilah resminya siy pemilukada, tapi saya lebih
senang singkatan yang lama, pilkada) yang ada, yang paling "seksi" di
mata banyak orang mungkin punya DKI Jakarta.
Kota gemuk yang jadi pusat segala di Indonesia ini rupanya menarik
beberapa "jagoan" dari tempat lain buat berebut kursi teratasnya.
Sebutlah nama Alex Noerdin dari Sumatera Selatan (sekarang menjabat
gubernur), dan Joko Widodo dari Solo (walikota).
Dari hitung-hitungan kepopuleran, maka Alex Noerdin bisa dibilang di
bawah Joko Widodo. Nama gubernur Sumsel ini mungkin banyak didengar
saat Sea Games kemarin, dan saat kasus korupsi Nazaruddin baru ini.
Sedangkan Joko Widodo mengemuka namanya dengan prestasi sebagai
walikota Solo, atau dalam heboh Mobil Esemka.
Keduanya akan bertanding melawan jago dari kandang Jakarta, Fauzi
Bowo, serta kandidat lain yang kebetulan tinggal di Jakarta (atau
malah pinggiran Jakarta, Banten / Jabar). Seru sepertinya keriaan
Jakarta yang satu ini. Sangat dinantikan hasilnya, apakah yang impor
menang atau bibit lokal?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar anda atas isi blog saya ini. Kritik, saran yang membangun sangat diharapkan, namun harap sopan.