Langsung ke konten utama

Rencana di Tahun Depan

Insya Allah, masih akan berhubungan dengan buku.

Yang pertama, membuat buku sendiri. Setelah "menembus" beberapa antologi, saya bertekad untuk memiliki buku solo. Yang semua aspeknya pasti berdasarkan kemauan saya, sampul, layout, warna, jenis huruf. Isinya, karena tidak menulis secara khusus, semua isi buku itu berasal dari blog saya, dari ini dan yang di multiply. Istilah kerennya BLOOK, a book based on a blog.

Tahun ini sebenarnya mau buat buku solo juga, yakni photobook. Hanya saja, karena di tengah proses saya menilai foto-foto saya itu belum layak dibuat buku, photobook itu tak kunjung rampung juga. Kemungkinan kalau saya punya kamera yang lebih mumpuni, niat itu akan saya teruskan.

Rencana kedua, membantu kawan yang mau membuat buku puisi, versi duo. Saya akan memegang peran sebagai pengumpul bahan, editor, layouter dan penghubung ke publisher.  Proyek yang ini sedianya dilakukan di awal tahun, sebelum buku sendiri. Mengapa? Saya mau belajar dulu buat buku orang lain, baru buat buku sendiri. Lumayan, pengalamannya pasti berbeda. Maksud yang "mulia" ini punya satu kelemahan, saya "buta" puisi,  

Rencana-rencana lainnya, mungkin berupa harapan-harapan saja. Semoga tahun depan diberi kesehatan oleh Allah, sehingga mampu berkarya yang lebih baik lagi. Juga keimanan yang lebih meningkat, aamiin.



Komentar

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar anda atas isi blog saya ini. Kritik, saran yang membangun sangat diharapkan, namun harap sopan.

Postingan populer dari blog ini

Bulutangkis Indonesia di 2017

Tahun 2017 hampir berlalu, begitu pula dengan gelaran turnamen-turnamen Badminton sepanjang tahun 2017 telah ditutup dengan berakhirnya Superseries Final di Dubai pada 17 Desember yang lalu.  Bagaimana dengan prestasi pebulutangkis kita sepanjang tahun ini, apakah lebih baik dari capaian di tahun 2016 lalu? Kalau tahun lalu, prestasi paling puncak adalah emas di Olimpiade Rio yang direbut oleh pasangan andalan kita, Tontowi Ahmad (Owi) dan Liliyana Natsir (Butet). Hampir tidak berbeda di tahun ini, pada bulan Agustus di Kejuaraan Dunia Bulutangkis yang merupakan salah satu ajang bergengsi di dunia bulutangkis, gelar Juara Dunia Ganda Campuran kembali dipersembahkan oleh pasangan Owi dan Butet. Gelar yang pernah juga mereka raih di tahun 2013 yang lalu. Owi dan Butet juga meraih gelar di Indonesia terbuka Super Series Premier (SSP) di bulan Juni, yang sangat istimewa karena gelar di rumah sendiri inilah gelar yang paling sulit mereka dapatkan selama berpasangan. Gelar super seri...

Eid el Fitr Mubarak!

Taqabbalallahu minna wa  minkum :)

The Chronicles of Ahsan and Hendra

S aya menulis ini sebagai penggemar. Ya, I’m a fan of Moh. Ahsan and Hendra Setiawan as a pair. Ahsan dan Hendra mungkin ibarat pengingat bangkitnya Bulutangkis Indonesia. Setelah kegagalan di Olimpiade 2012 dan skandal memalukan Ganda Putri, hadirnya mereka bak oase di tengah kemarau berkepanjangan. Di saat Taufik berada di ujung masa jayanya, Tontowi dan Liliyana yang berada di peringkat 2 dunia tapi tak mampu berbicara di Olimpiade, di waktu banyak yang memandang sebelah mata ke Bulutangkis Indonesia, mereka adalah jawaban banyak pertanyaan tentang prestasi Indonesia. Perpaduan dua ganda putra terbaik Indonesia, Hendra Setiawan-Markis Kido dan Bona Septano-Moh. Ahsan melahirkan pasangan ini. Hendra yang telah keluar dari Pelatnas memutuskan untuk kembali demi mencari tantangan dan pengalaman baru serta memuaskan ambisinya yang belum kesampaian, mejadi Juara All England. Sementara Ahsan, semenjak partnernya keluar dari Pelatnas, pelatih Hery IP. berusaha mencarikan pasangan bar...