Langsung ke konten utama

Angan-Angan Kesampaian : Bukan Kata Tapi Rasa

Setahun lebih kemari, kira-kira di awal 2011, saat hektik masa-masa transisi mau pindah (mutasi), saya mulai menseriusi dunia tulis menulis. Berbekal laptop baru dan modem, mengikuti satu even antologi yang digelar Robin Wijaya di Facebook. Walau tak lolos, namun menyisakan asa di hati, saya dan kedua teman saya yang juga suka menulis, Artyn dan Rasni : Cita-cita punya buku karya kami bertiga.

Dan kini, di April 2012 ini, buku itu akhirnya lahir juga. Bukan Kata Tapi Rasa, kumpulan puisi mereka berdua yang saya olah dan terbitkan di nulisbuku. Meski bukan kolaborasi murni (tak ada tulisan saya di sana) tapi sudah mewujudkan impian kami bertiga.

Buku Bukan Kata Tapi Rasa

Bagi yang suka puisi, atau mungkin mau belajar buat puisi, silakan pesan di nulisbuku yaaaa.
klik aja di sini. Atau kirim email saja ke admin@nulisbuku.com, pesan bukunya , sertakan nama, alamat serta no.HP...                        ***iklaniklaniklan :)
Namun, kalau yang tak mau repot, silakan komen di bawah ya, nanti dibalas via email saya.

Komentar

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar anda atas isi blog saya ini. Kritik, saran yang membangun sangat diharapkan, namun harap sopan.

Postingan populer dari blog ini

Bulutangkis Indonesia di 2017

Tahun 2017 hampir berlalu, begitu pula dengan gelaran turnamen-turnamen Badminton sepanjang tahun 2017 telah ditutup dengan berakhirnya Superseries Final di Dubai pada 17 Desember yang lalu.  Bagaimana dengan prestasi pebulutangkis kita sepanjang tahun ini, apakah lebih baik dari capaian di tahun 2016 lalu? Kalau tahun lalu, prestasi paling puncak adalah emas di Olimpiade Rio yang direbut oleh pasangan andalan kita, Tontowi Ahmad (Owi) dan Liliyana Natsir (Butet). Hampir tidak berbeda di tahun ini, pada bulan Agustus di Kejuaraan Dunia Bulutangkis yang merupakan salah satu ajang bergengsi di dunia bulutangkis, gelar Juara Dunia Ganda Campuran kembali dipersembahkan oleh pasangan Owi dan Butet. Gelar yang pernah juga mereka raih di tahun 2013 yang lalu. Owi dan Butet juga meraih gelar di Indonesia terbuka Super Series Premier (SSP) di bulan Juni, yang sangat istimewa karena gelar di rumah sendiri inilah gelar yang paling sulit mereka dapatkan selama berpasangan. Gelar super seri...

Eid el Fitr Mubarak!

Taqabbalallahu minna wa  minkum :)

Kersen, Jambu Air dan Rambutan

Tulisan ini diikutkan pada  8 Minggu Ngeblog   bersama Anging Mammiri, minggu pertama. S uatu sore, April 1994 Aku terbangun dari tidur siangku. Tak ada mimpi buruk, aku tidur dengan pulas siang itu. Setelah berdiam diri sambil merenung, aku lalu melompat dari tempat tidur. It's Cheery Tree time , waktunya Pohon Kersen sodara-sodara!! Kaki dan tanganku lincah mencari dahan untuk dinaiki. Berpuluh-puluh buah Kersen warna-warni menggodaku. Aku tak sabar lagi ingin mencicipi manisnya buah-buah Kersen itu. Hmmmmm..., Jangan tanya berapa lama aku bisa bertahan di atas pohon Kersen, bisa berjam-jam. Dan, untungnya, pohon Kersen itu tak jauh dari rumah. Pohon itu dengan gagahnya bertengger di depan teras depan rumah nenekku. Pohon yang jadi favoritku dan sepupu-sepupu serta kawan-kawan sepermainan di sekitar rumah nenekku. Kersen (gambar dari sini )