Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label 8 Minggu Ngeblog

Ngumpul Yang Asyik

Sudah menjadi fitrahnya kalau manusia itu makhluk sosial, senang kalau berkumpul. Apalagi bagi yang punya hobi dan interest yang sama. Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedelapan. Tentang Komunitas. Secara fisik, saya belum pernah berkomitmen sebagai pengurus di komunitas apapun, bahkan waktu sekolah (OSIS dkk). Saya pribadi "kurang" suka berorganisasi. Selepas sekolah, saya lebih memilih langsung pulang. Kegiatan sore yang paling "bermutu" diisi dengan les, itupun hanya dua kali seminggu. Selebihnya, saya di rumah, bermain dengan teman atau nonton TV.  Waktu kuliah juga. Saya memang tercatat sebagai pengurus himpunan jurusan, namun kenyataannya keberadaan saya sama seperti anggota yang tak aktif. Pengurusnya memang kawan-kawan saya juga, namun saya tak pernah menceburkan diri ke banyak kegiatan mereka. Saya puas hanya sebagai anggota.  Kekurang tertarikan saya akan berorganisasi itulah yang membuat kemampuan b...

Kalaulah Saya tak Ngeblog, maka...

Mungkin saya akan fokus jualan, haha :) Atau kembali menjadi pegawai kantoran yang membosankan?? Pilih mana? *loh. Tulisan ini sebenarnya buat  8 Minggu Ngeblog , apa daya terlewatkan, hiks :( Saya sebenarnya tak mau berbicara tentang seandainya , pendek kata itu sama saja dengan melawan takdir yang diberikan Allah. Bagi saya pilihan antara ngeblog dan tidak ngeblog itu relatif. Sama-sama punya makna dan tujuan. Apa yang sudah saya dapatkan dari kegiatan bertutur dan bercerita di blog? Banyak. Sekali. Kemampuan menulis yang semakin terasah adalah salah banyaknya. Ngeblog melatih saya untuk bermain kata, yang sangat jarang saya pakai di dunia nyata, karena aslinya saya adalah pribadi yang kalem, pendiam dan imut-imut, qeqe. Ngeblog juga membawa saya pada satu komunitas, MPers, para narablog multiply indonesia. Platform ngeblog yang juga adalah jejaring sosial, yang akhirnya fokus ke penjualan online sebelum resmi ditutup tanggal 6 Mei kemarin. Komunitas yang berisi orang-ora...

Jepang atau Korea?

Maniak atau tidak, yang jelas saya suka drama. (Tapi bukan sinetron Indonesia, ya, catat!) Drama yang ini adalah dorama (drama Jepang) dan k-drama (drama Korea). Dan, tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu keenam.  Silakan dinikmati :) Dorama^^   Ada siswa baru di sekolah. Penampilannya menyeramkan, rambutnya kusut, jalannya aneh dengan kepala yang selalu menunduk. Nobuko Kotani namanya. Di pihak yang lain, Kiritani Shuji adalah siswa paling populer. Walau mukanya biasa (pendapat saya loh ya, penggemarnya Kamenashi Kazuya jangan marah, hehe), namun sifatnya yang supel, punya banyak kawan dan punya pacar paling cantik di sekolah membuatnya disukai banyak orang. Kemudian, ada Kusano Akira. Cowok yang status kepopulerannya berbanding terbalik denga Shuji. Bertiga mereka lalu berteman. Shuji dan Akira akhirnya menjadi "produser" bagi Nobuko (yang mereka ganti namanya menjadi Nobuta. Tujuannya: Membuat Nobuta menjadi siswi pal...

My First Love: Writing

Cinta pertama? Waduh, tema yang rumit bin ajaib, hehe. Tapi, cinta kan universal, toh? Apa saja bisa jadi cinta pertama kita, gak musti tentang "seseorang", kaaaaaaaan? Oh ya, tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kelima. Mari kita mulai saja....!! Bermula dari Diary Kayaknya semua anak sekolahan di Indonesia di masa dimana internet dan Facebook belum merajalela membahana seperti sekarang pasti kenal dengan yang namanya buku diary. Saya masih ingat diary pertama saya di tahun terakhir sekolah dasar, buku berisi halaman warna warni yang ditempeli beberapa stiker karakter Disney. Hadiah ulang tahun dari kakak saya yang pertama. Sekedar info saja, saling memberikan hadiah ulang tahun bukanlah kebiasaan dalam keluarga kami, itulah mengapa hadiah itu sangat istimewa ( jarang-jarang to! ). Semenjak ada diary itu, saya jadi rajin bercerita melalui tulisan. Hanya saja temanya selalu seragam, pasti tentang ujian dan ulangan. Atau pekerja...

Warna Saya Biru?

Jika ditanya tentang warna, biasanya saya akan menjawab "Biru!", walau sebenarnya saya tak tahu saya sukanya warna apa. Serius. Sepertinya saya memang dalam proses mencari warna, kalau bisa dibilang begitu. Eniwei, tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu keempat.  Biru adalah warna yang dekat dengan saya, mungkin itu kali yang membuat saya selalu mengasosiasikan warna favorit dengannya. Yang pertama, warna gorden di kamar. Entah kenapa Mama memilih warna biru. Yang jelas, gorden biru itu sudah ada sejak saya "pulang". Gorden yang terbuat dari kain licin (saya tak tahu jenis kainnya) dan modelnya sempat menjadi tren beberapa tahun yang lalu. Warnanya bukan biru muda (seperti yang saya lebih suka), tapi biru yang lebih terang. Yang jelas, fungsinya untuk menutupi jendela di malam hari dari luar terpenuhi dengan sempurna.  gorden biru

Wanita-Wanita Perkasa

Tentang wanita-wanita perkasa. Karena dedikasi dan keteguhan hati mereka. Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu ketiga. Wanita-Wanita Pertama Hari sudah semakin siang. Jualannya hanya sedikit yang laku. Matahari semakin meninggi, melunturkan bedak tebal berwarna putih di wajahnya. Kawan-kawannya yang lain sudah mulai pulang ke rumah. Mereka lebih beruntung hari ini. Semenjak subuh sudah menuju ke pelelangan, bertarung dengan para penjual yang lain. Mencari ikan paling bagus dan juga murah. Demi sesuap nasi hari ini.

Yang Paling Kubanggakan, Kendari.

Tulisan ini diikutkan pada    8 Minggu Ngeblog   bersama Anging Mammiri, minggu kedua. "Darimana?" "Kendari." "Ohhh, Kendari. Dimana itu? Kalimantan  ya?" (Argggghhhhh, ini orang tak pernah belajar IPS ya dulu di SD.) "Bukan, itu di Sulawesi, Sulawesi Tenggara." "Ohhh, Sulteng." (Lagi-lagi......@_@) "Sultra, bukan Sulteng. Sulteng itu Sulawesi Tengah." Kejadian yang beberapa kali menimpa saya. Membuat saya menjadi sedih. Sebegitu tak terkenalnya-kah Kendari?? Bagi yang di Makassar atau di belahan Sulawesi yang lain mungkin pasti tahu dengan Kendari (keterlaluan mah kalau tidak, hehe). Tapi, untuk warga di sebaran Indonesia yang lain ternyata banyak yang awam dengan Kendari. Kendari (dari mata saya) adalah kota yang tak terlalu kecil, tak besar, singkatnya sedang-sedang saja. Di manakah letaknya? Pastinya di pulau Sulawesi (kan di Sulawesi Tenggara), hehe. Tahu pulau Sulawesi kan? Pulau itu punya dua ...

Kersen, Jambu Air dan Rambutan

Tulisan ini diikutkan pada  8 Minggu Ngeblog   bersama Anging Mammiri, minggu pertama. S uatu sore, April 1994 Aku terbangun dari tidur siangku. Tak ada mimpi buruk, aku tidur dengan pulas siang itu. Setelah berdiam diri sambil merenung, aku lalu melompat dari tempat tidur. It's Cheery Tree time , waktunya Pohon Kersen sodara-sodara!! Kaki dan tanganku lincah mencari dahan untuk dinaiki. Berpuluh-puluh buah Kersen warna-warni menggodaku. Aku tak sabar lagi ingin mencicipi manisnya buah-buah Kersen itu. Hmmmmm..., Jangan tanya berapa lama aku bisa bertahan di atas pohon Kersen, bisa berjam-jam. Dan, untungnya, pohon Kersen itu tak jauh dari rumah. Pohon itu dengan gagahnya bertengger di depan teras depan rumah nenekku. Pohon yang jadi favoritku dan sepupu-sepupu serta kawan-kawan sepermainan di sekitar rumah nenekku. Kersen (gambar dari sini )