Langsung ke konten utama

Postingan

My Memory

Saya termasuk orang yang mudah lupa, bahasa singkatnya pelupa. Banyak memori-memori lama yang tidak bisa saya ingat lagi, kalaupun ingat hanya samar-samar saja. Untuk membangun banyak kenangan lama, saya menggantungkan pada orang-orang disekitar saya, terutama adik saya yang rupanya memiliki ingatan lebih baik dari saya..). Otak manusia adalah tanda bukti kekuasaan Allah, diciptakan dengan kerumitan yang sulit dibayangkan, melebihi komputer tercanggih sekalipun. Kemampuan menyimpan informasi akan berkurang seiring bertambahnya usia. Hal ini terjadi (menurut saya) karena semakin banyak hal yang dipelajari manusia namun volume penyimpanan di otak tetap, tidak bertambah. Berbicara tentang memori, maka tidak "afdhol" kalau tidak membahas amnesia. Fenomena yang akrab di masyarakat karena kerap kali muncul di film dan sinetron. Tiga drama dan film Korea berikut adalah contohnya. Winter Sonata, drama romantis yang penuh airmata. Kang jun sang (Bae yong jun) mengalami a...

UN.

Seorang teman memberi berita dari kampung, tentang kelulusan siswa-siswa dari SMA kami yang dulu. Kabar baik, hanya dua orang yang tidak lulus. SMA itu memang sekolah yang cukup terkenal di kota asal saya. Dengan fasilitas yang cukup lengkap dan guru-guru berkualitas, lumayanlah kalau dibandingkan dengan sekolah-sekolah lain di Indonesia ini, yang sebagian besar masih memprihatinkan. Ujian Nasional, bagi saya itu adalah "kekerasan". Kekerasan yang dilakukan negara terhadap warga negaranya, bentuk lain dari anarki yang sering menghiasi wajah pendidikan kita, :( Untuk menilai lulus atau tidaknya seorang siswa, sangat tidak adil kalau hanya didasarkan pada ujian yang cuma sebentar itu..!! Selain faktor kelulusan, juga dampak psikologis pada siswa. Banyak siswa yang stres atau depresi akibat tak lulus UN, bahkan trauma mendengar kata UN. "Harga" mahal yang harus dibayar anak bangsa demi sebuah kebijakan. Satu hal lagi, yang untuk saya ini adalah kemunduran. K...

General Hospital Season 2. (K-drama, 2008)

Drama ini adalah remake dari drama berjudul sama produksi tahun 1994, dengan bintang Lee Jae Ryong yang juga membintangi season duanya. Bercerita tentang kehidupan di rumah sakit universitas terkemuka di kota Seoul, dan dibintangi pemain terkenal Korea, seperti Cha Tae-Hyeon dan Kim Jeung-Eun. Kim Jeung Eun berperan sebagai Jung Ha Yoon, seorang dokter yang juga lulusan fakultas Hukum. Tujuan nya menjadi dokter, sebenarnya hanya untuk menjadi pengacara kedokteran,yakni pengacara yang menspesialisasikan diri dalam kasus-kasus medis. Sebuah profesi yang amat ditakuti para dokter. Choi Jin sang yang diperankan oleh Cha Tae-Hyeon, dokter residen tipikal mahasiswa biasa yang tidak pintar-pintar amat plus ceroboh, namun sangat dekat dengan pasien. Kelebihannya yang satu ini terkadang membuat Ha Yoon dan Hyun Woo cemburu. Dokter residen ketiga, Baek Hyun Woo (Ryu Jin) teman seangkatan Jin Shang yang tergolong pintar. Hubungan keduanya sangat unik, “bermusuhan” di kampus , namun kemudian ...

Piala Sudirman, Mimpi bagi Indonesia

Nonton siaran badminton lagi, setelah ajang Olimpiada tahun lalu. Kali ini, Indonesia berhasil masuk ke babak Semifinal Piala Sudirman sebagai Runner Up Grup A. Piala Sudirman adalah perlombaan bulutangkis beregu campuran, yang diselenggarakan dua tahun sekali. Dimulai di tahun 1989 di Jakarta. Indonesia menjadi juara kali itu, namun sayangnya di tahun-tahun berikutnya, piala tersebut berpindah-pindah tangan antara Cina (6 kali) dan Korea Selatan (3 kali). Kalau sebelum adanya piala ini, antar negara hanya berlomba dalam piala Thomas (untuk beregu putra) dan Uber (beregu putri), maka dengan piala Sudirman, semua nomor dipertandingkan, tunggal putra/putri, ganda putra/putri dan ganda campuran. Kekuatan Indonesia tahun ini sebenarnya tidak kalah dari negara-negara lain. Buktinya, kita maju ke semifinal dan di babak ini, kita menghadapi Korea Selatan. Di partai pertama, ganda campuran peringkat 1 IBF, Nova Widianto/Lilyana Natsir dari Indonesia menghadapi ganda terkuat Korea, Lee Yo...

Journey to The East

Akhirnya dapat kesempatan jalan-jalan lagi, dan kali ini ke timur, ke pulau yang selalu saya rindukan, Sulawesi. Bukan ke kota asal saya, tapi jauh ke utaranya, Sulawesi Tengah, tepatnya kota Luwuk. Untuk mencapai kota kecil itu, dari Jakarta ada dua maskapai penerbangan yang menyediakan layanannya, dan membutuhkan waktu 4-5 jam. Namun, karena jadwal penerbangan keduanya yang tidak cocok dengan jadwal kami, diputuskan untuk mengambil dua kali penerbangan dengan maskapai yang berbeda, dengan sekali transit di Makassar. Tiba di Luwuk sore, sekitar jam 4.30, lewat sejam dari jadwal semula. Kami akan berada disana selama 3 hari untuk keperluan dinas. Hari kedua, dilewati dengan bekerja, sesuai dengan tujuan kami ke sana. Tidak terlalu berat, cuman mengamati dan mendokumentasikan peralatan yang dipasang di sana. Luwuk, kota yang cukup kecil, lebih kecil dari Kendari. Suasana dan orang-orangnya mengingatkan saya pada kota itu lagi. Letaknya yang memanjang mengikuti struktur pantai, cuac...

Generasi Kunci Jawaban

Saat SD dulu, saya pernah merengek pada Bapak agar dibelikan Buku Latihan yang persis sama dengan yang dimiliki guru saya. Bukan apa-apa, saya mengincar kunci jawaban buku tersebut. Latihan dan PR yang diberikan Bu Guru selalu berasal dari buku itu..:) Pengalaman lain dengan kunci jawaban adalah saat minggu lalu di rumah Paman saya. Anaknya (atau sepupu saya), yang duduk di kelas III SD, meminta bantuan dalam pelajaran PKn. Dia kebingungan dengan Gurunya yang menyalahkan jawaban-jawabannya. Ibunya (yang kebetulan seorang Guru juga) kemudian menyela (dalam dialek daerah):" Memang begitu Ibu Gurunya, pia, kalo lain dari Kunci Jawaban, pasti disalahkan..Padahal, itu kan pertanyaan terbuka!". Tanpa disadari, kita tumbuh menjadi generasi Kunci Jawaban. Sejak kecil, sedikit peluang untuk berpikir berbeda. Kebebasan berekspresi terbelenggu oleh selembar Kunci Jawaban..:(