Langsung ke konten utama

Kalau ada, maafkan salahku


Karena terlalu sering terucap kata itu, maaf, hingga dia pun sering tak berarti.
Tapi, ada kala kata yang mudah itu menjadi sulit dilafazkan, meninggalkan luka hati
Dan, kali ini untuk kesekian kalinya, ku ikuti , ku ucapkan kembali

maaf..

untuk semua yang pernah tersakiti, kawan, relasi, teman, sahabat, saudara, maaf..
Maafkanlah agar diriku bisa dengan mudah melangkah ke bulan suci
RAMADHAN, yang sebentar lagi.

Komentar

  1. wah, pake baju baru nih blognya. Nice, adem. semakin menarik. Tenang aja ifa...sy maafin koq *halaah,ky si asyafe ga ada salah aja..sy juga minta maaf ya, happy ramadhan!*

    BalasHapus
  2. Mahabenar Allah dalam firman-Nya, "Balasan terhadap kejahatan adalah pembalasan yang setimpal. Tetapi barangsiapa yang memaafkan dan berbuat baik, ganjarannya ditanggung oleh Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim." (QS. 42: 40)

    Kesan dari pesan yang disampaikan oleh ayat ini adalah anjuran untuk tidak menanti permohonan maaf dari orang yang bersalah, akan tetapi kita diminta untuk berinisiatif memaafkan sebelum orang yang bersalah meminta maaf kepada kita. Seperti kata Mahatma Gandhi, "Mereka yang lemah tidak dapat memaafkan. Memaafkan adalah tanda bagi mereka yang kuat."

    BalasHapus
  3. Kadang-kadang kita memaafkan, namun tak melupakan..forgive but not forget, nah ini yang susah kasian!

    BalasHapus
  4. aha.. sa jd dpt insight tuk nulis tentang "maaf" di blog smunpat. tunggu tanggal mainnya na :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar anda atas isi blog saya ini. Kritik, saran yang membangun sangat diharapkan, namun harap sopan.

Postingan populer dari blog ini

Bulutangkis Indonesia di 2017

Tahun 2017 hampir berlalu, begitu pula dengan gelaran turnamen-turnamen Badminton sepanjang tahun 2017 telah ditutup dengan berakhirnya Superseries Final di Dubai pada 17 Desember yang lalu.  Bagaimana dengan prestasi pebulutangkis kita sepanjang tahun ini, apakah lebih baik dari capaian di tahun 2016 lalu? Kalau tahun lalu, prestasi paling puncak adalah emas di Olimpiade Rio yang direbut oleh pasangan andalan kita, Tontowi Ahmad (Owi) dan Liliyana Natsir (Butet). Hampir tidak berbeda di tahun ini, pada bulan Agustus di Kejuaraan Dunia Bulutangkis yang merupakan salah satu ajang bergengsi di dunia bulutangkis, gelar Juara Dunia Ganda Campuran kembali dipersembahkan oleh pasangan Owi dan Butet. Gelar yang pernah juga mereka raih di tahun 2013 yang lalu. Owi dan Butet juga meraih gelar di Indonesia terbuka Super Series Premier (SSP) di bulan Juni, yang sangat istimewa karena gelar di rumah sendiri inilah gelar yang paling sulit mereka dapatkan selama berpasangan. Gelar super seri...

Eid el Fitr Mubarak!

Taqabbalallahu minna wa  minkum :)

The Chronicles of Ahsan and Hendra

S aya menulis ini sebagai penggemar. Ya, I’m a fan of Moh. Ahsan and Hendra Setiawan as a pair. Ahsan dan Hendra mungkin ibarat pengingat bangkitnya Bulutangkis Indonesia. Setelah kegagalan di Olimpiade 2012 dan skandal memalukan Ganda Putri, hadirnya mereka bak oase di tengah kemarau berkepanjangan. Di saat Taufik berada di ujung masa jayanya, Tontowi dan Liliyana yang berada di peringkat 2 dunia tapi tak mampu berbicara di Olimpiade, di waktu banyak yang memandang sebelah mata ke Bulutangkis Indonesia, mereka adalah jawaban banyak pertanyaan tentang prestasi Indonesia. Perpaduan dua ganda putra terbaik Indonesia, Hendra Setiawan-Markis Kido dan Bona Septano-Moh. Ahsan melahirkan pasangan ini. Hendra yang telah keluar dari Pelatnas memutuskan untuk kembali demi mencari tantangan dan pengalaman baru serta memuaskan ambisinya yang belum kesampaian, mejadi Juara All England. Sementara Ahsan, semenjak partnernya keluar dari Pelatnas, pelatih Hery IP. berusaha mencarikan pasangan bar...