Langsung ke konten utama

28 April 1982 M = 04 Rajab 1402 H

Setelah lama mencari, akhirnya aku tahu tanggal lahirku dalam penanggalan hijriyah. 28 April 1982, Rabu, betepatan dengan tanggal 04 Rajab 1402 Hijriyah.Dan, setelah iseng-iseng menghitung-hitung, ternyata, pada tahun 1992, saya "berulangtahun" dua kali (menurut kalender hijriyah), yakni tgl 09 Januari dan 28 Desember 1992. Jadi, umur saya tahun ini insya Allah adalah 27 tahun (hijriyah) yang akan jatuh pada tanggal 7 Juli 2008 (sudah tua euy..)!! Bagi yang ingin "menghitung" umur dalam penanggalan hiriyah, silahkan ke www.islamicfinder.org/dateConversion.php.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kersen, Jambu Air dan Rambutan

Tulisan ini diikutkan pada  8 Minggu Ngeblog   bersama Anging Mammiri, minggu pertama. S uatu sore, April 1994 Aku terbangun dari tidur siangku. Tak ada mimpi buruk, aku tidur dengan pulas siang itu. Setelah berdiam diri sambil merenung, aku lalu melompat dari tempat tidur. It's Cheery Tree time , waktunya Pohon Kersen sodara-sodara!! Kaki dan tanganku lincah mencari dahan untuk dinaiki. Berpuluh-puluh buah Kersen warna-warni menggodaku. Aku tak sabar lagi ingin mencicipi manisnya buah-buah Kersen itu. Hmmmmm..., Jangan tanya berapa lama aku bisa bertahan di atas pohon Kersen, bisa berjam-jam. Dan, untungnya, pohon Kersen itu tak jauh dari rumah. Pohon itu dengan gagahnya bertengger di depan teras depan rumah nenekku. Pohon yang jadi favoritku dan sepupu-sepupu serta kawan-kawan sepermainan di sekitar rumah nenekku. Kersen (gambar dari sini )

Saya Pilih Ubuntu!

Sekitar awal tahun lalu, saya sudah punya niat untuk membeli laptop sendiri. Setelah bertahun kerja dan selalu mengandalkan komputer kantor buat mengerjakan semua kepentingan dengannya, saya ingin mengubah keadaan ini. Saya lalu mengumpulkan sedikit demi sedikit uang honor demi sebuah laptop.  Setelah beberapa saat, uang akhirnya terkumpul.  Setelah bertanya kesana kemari merek laptop yang kira-kira murah tapi bagus, dan juga bantuan sahabat baik saya, Ami, yang kebetulan cerewet sekali kalau membahas hal-hal berhubungan dengan gadget. Kami pun lalu menunjuk sebuah merek. Pertama kali memilih laptop tersebut, abang penjualnya menawarkan memakai sistem operasi sejuta umat, sang Jendela. "Mau pake Win***s? Kalau mau, drivernya udah ada. Tinggal nambah aja sejuta.", kata si penjual tersebut. "Oh, tidak. Mau pakai linux saja. Ada gak?" "Waduh, ga ada linux di sini. Susah itu." Saya menolak, mau memakai linux saja.

Susahnya belanja barang Korea (catatan elevenia)

Iya, elevania yang itu ! Jadi 3 bulan yang lalu, saya ingin sekali memiliki matras akupuntur asal Korea, karena kepincut tayangan matras itu di Running Man (okeh, saya memang penggemar variety show itu, bangeut!!). Dengar-dengar sih bisa buat badan jadi segar meski rasa sakit yang dihasilkan di kaki mirip rasa tertusuk-tusuk jarum. Nah, buka-buka internet, ketemulah tempat yang jualan barangnya, dari Korea pula. Adalah di elevenia (yang iklannya Cinta Laura itu loh!), dengan harga sekitar 300 ribuan plus ongkos kirim dari Korea, total harganya 450 ribuan. Setelah pesan, kemudian transfer, maka menunggulah saya akan kedatangannya. Sebulan kemudian, barangnya belum datang juga. Saya masih sabar menanti. Soalnya sepanjang pengalaman belanja online (apalagi di tempat sebesar itu), kecil kemungkinan barang tidak dikirim dalam pikiran saya. Lalu, ada email masuk dari elevenia. Isinya, meminta balasan konfirmasi jika barang sudah diterima, dengan waku 3 x 24 jam. Saya masih menungg...