Dari judulnya, kelihatan bijaksana banget, hehe. Tetapi, apa pun itu, mungkin ini adalah tips dari saya ber-internet ria.
Setelah beberapa tahun bermedsos, ada perubahan tren yang saya amati terutama saya sendiri. Kalau awal-awal, FB saya pakai buat "curhat" dan eksis serta mencari teman sekolah, sekarang lebih untuk mencermati perkembangan saja. Status-status saya sekarang hanya untuk laman kantor dan berita-berita bermanfaat. Sementara twitter, yang dulunya juga buat curhat, sekarang lebih untuk baca berita dan mengikuti skor pertandingan bulutangkis secara langsung, hehe. Status saya pun lebih banyak tentang bulutangkis.
Medsos lain yang sekarang aktif dan lagi heboh2nya adalah instagram. Saya gunakan instagram buat majang foto dan update berita, drama dan bulutangkis.
Mencermati perkembangan terbaru, banyak sekali berita bohong a.k.a hoax yang menyebar di medsos juga di aplikasi pesan. Salah banyak penyebab mudahnya tersebar hoax adalah kurangnya budaya baca dan telaah. Kadang hanya lewat membaca judul saja, tanpa pernah membuka tulisan di dalamnya.
Ini membuat saya sekarang lebih berhati-hati. Berita-berita yang beredar di internet bisa apa aja dan batas kebenaran serta kebohongan bisa saja teramat tipis. Tanpa pengetahuan dan kemauan mencari tahu jika memang tidak tahu bisa membawa kita menjadi korban hoax atau bahkan jadi agen hoax.
Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu pertama. S uatu sore, April 1994 Aku terbangun dari tidur siangku. Tak ada mimpi buruk, aku tidur dengan pulas siang itu. Setelah berdiam diri sambil merenung, aku lalu melompat dari tempat tidur. It's Cheery Tree time , waktunya Pohon Kersen sodara-sodara!! Kaki dan tanganku lincah mencari dahan untuk dinaiki. Berpuluh-puluh buah Kersen warna-warni menggodaku. Aku tak sabar lagi ingin mencicipi manisnya buah-buah Kersen itu. Hmmmmm..., Jangan tanya berapa lama aku bisa bertahan di atas pohon Kersen, bisa berjam-jam. Dan, untungnya, pohon Kersen itu tak jauh dari rumah. Pohon itu dengan gagahnya bertengger di depan teras depan rumah nenekku. Pohon yang jadi favoritku dan sepupu-sepupu serta kawan-kawan sepermainan di sekitar rumah nenekku. Kersen (gambar dari sini )
Komentar
Posting Komentar
Silahkan berikan komentar anda atas isi blog saya ini. Kritik, saran yang membangun sangat diharapkan, namun harap sopan.