Langsung ke konten utama

Newbie on The Block

Sekarang, punya gadget baru, hasil dari kerja, bukan dari minta-minta atau ngemis (senengya!).
Sebenarnya, sudah sekitar 3 bulan yang  lalu saya beli, tapi ceritanya baru sekarang (gpp, daripada gak cerita).  Punya uang yang cukup banyak di tabungan membuat saya berpikir "ini harus diwujudkan jadi sesuatu, kalo tidak, pasti akan menguap entah kemana..", dan akhirnya berwujud sebuah Laptop Lenovo G460 yang murah meriah.  Sayangnya, karena keterbatasan biaya, saya tidak memakai Sistem Operasi awam, Windows.  Saya bertekad memakai OS gratisan, dan boleh unduh, yakni Ubuntu.
Setelah berbagai masalah dan complicated problems (pokok e ruibett.), Ubuntu 10.10  Maverick Meerkat pun berhasil nangkring di lapie ini.  Hal selanjutnya , adalah kostumisasi, yakni pengadaptasian sistem ini dengan kebutuhan dan keperluan saya.  Jalan berliku lagi, karena musti mengotak-atik berbagai program yang kompatibel dengan yang biasa saya pakai di Windows. Di kantor pusat, mungkin bisa dengan cepat saya lakukan, karena akses internet yang lumayan "kenceng", tapi karena pindah ke kampung, ini yang kembali membuat saya tertatih (slow connections kills me@_@).
Belum setengah tahun memakai d PerfectTen (Ubuntu10.10), sekarang sudah rilis Ubuntu 11.04 Natty Narwhal.  Membuat saya kembali pusing, karena belum memutuskan apa mau upgrade or re-install?

Komentar

  1. wah mbaknya linuxer ya...?? kerreeennn.. :D

    BalasHapus
  2. Iya niy, still nubie..bnyk gak twnya. Koneksi lambat membunuh kreatifitas..
    Moga2, bs belajar ngoprek..mohon dbntu ya ,yuan..

    BalasHapus
  3. sy juga masih nubie... :)
    sering2 aja gabung di forum.. forum ubuntu indonesia klu g salah tu forum linux yang paling besar di Indonesia.. :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar anda atas isi blog saya ini. Kritik, saran yang membangun sangat diharapkan, namun harap sopan.

Postingan populer dari blog ini

Bulutangkis Indonesia di 2017

Tahun 2017 hampir berlalu, begitu pula dengan gelaran turnamen-turnamen Badminton sepanjang tahun 2017 telah ditutup dengan berakhirnya Superseries Final di Dubai pada 17 Desember yang lalu.  Bagaimana dengan prestasi pebulutangkis kita sepanjang tahun ini, apakah lebih baik dari capaian di tahun 2016 lalu? Kalau tahun lalu, prestasi paling puncak adalah emas di Olimpiade Rio yang direbut oleh pasangan andalan kita, Tontowi Ahmad (Owi) dan Liliyana Natsir (Butet). Hampir tidak berbeda di tahun ini, pada bulan Agustus di Kejuaraan Dunia Bulutangkis yang merupakan salah satu ajang bergengsi di dunia bulutangkis, gelar Juara Dunia Ganda Campuran kembali dipersembahkan oleh pasangan Owi dan Butet. Gelar yang pernah juga mereka raih di tahun 2013 yang lalu. Owi dan Butet juga meraih gelar di Indonesia terbuka Super Series Premier (SSP) di bulan Juni, yang sangat istimewa karena gelar di rumah sendiri inilah gelar yang paling sulit mereka dapatkan selama berpasangan. Gelar super seri...

Eid el Fitr Mubarak!

Taqabbalallahu minna wa  minkum :)

The Chronicles of Ahsan and Hendra

S aya menulis ini sebagai penggemar. Ya, I’m a fan of Moh. Ahsan and Hendra Setiawan as a pair. Ahsan dan Hendra mungkin ibarat pengingat bangkitnya Bulutangkis Indonesia. Setelah kegagalan di Olimpiade 2012 dan skandal memalukan Ganda Putri, hadirnya mereka bak oase di tengah kemarau berkepanjangan. Di saat Taufik berada di ujung masa jayanya, Tontowi dan Liliyana yang berada di peringkat 2 dunia tapi tak mampu berbicara di Olimpiade, di waktu banyak yang memandang sebelah mata ke Bulutangkis Indonesia, mereka adalah jawaban banyak pertanyaan tentang prestasi Indonesia. Perpaduan dua ganda putra terbaik Indonesia, Hendra Setiawan-Markis Kido dan Bona Septano-Moh. Ahsan melahirkan pasangan ini. Hendra yang telah keluar dari Pelatnas memutuskan untuk kembali demi mencari tantangan dan pengalaman baru serta memuaskan ambisinya yang belum kesampaian, mejadi Juara All England. Sementara Ahsan, semenjak partnernya keluar dari Pelatnas, pelatih Hery IP. berusaha mencarikan pasangan bar...